Corona Virus di NTT

UPDATE CORONA ENDE: Covid-19, Warga Kaget Penyemprotan Disinfektan Usai Jualan, Info

Warga yang merupakan pedagang dan pembeli di pasar Ende, dekat Pelabuhan Mbongawangi Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) k

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Penyemprotan disinfektan di Pasar Ende dekat Pelabuhan Mbongawangi Kabupaten Ende, Minggu (29/3/2020). 

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Penyemprotan disinfektan di Pasar Ende dekat Pelabuhan Mbongawangi Kabupaten Ende, Minggu (29/3/2020).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Warga yang merupakan pedagang dan pembeli di pasar Ende, dekat Pelabuhan Mbongawangi Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kaget dengan aksi penyemprotan disinfektan di Pasar Ende.

Aksi penyemprotan disinfektan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ende Djafar Achmad bersama pihak Polres dan Kodim 1602 Ende, Minggu (29/3/2020).

Sejumlah pedagang kepada POS-KUPANG.COM mengaku berterima kasih atas perhatian Pemda Ende, melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan Covid-19, namun menurut mereka seharusnya pedagang lebih dulu diberi informasi bahwa akan ada penyemprotan disinfektan.

Mereka menyarankan, penyemprotan disinfektan berikutnya dilakukan setelah mereka selesai berjualan.

BREAKING NEWS:Hujan 5 Jam, Banjir Porak Porandakan 2 Jembatan di Maudolung, Sumba Timur

Kadis Perhubungan Ende, Mustaqim Mberu yang turut dalam aksi penyemprotan disinfektan tersebut juga mengungkapkan bahwa masyarakat meminta agar mereka diberi informasi terlebih dahulu.

"Masyarat berterima kasih hanya mereka minta kalau bisa ada pemberitahuan kepada mereka dulu biar mereka siap-siap atau dapat dilakukan pada saat mereka sudah selesai jualan pada siang hari," ungkapnya.

Kendati demikian, penyemprotan disinfektan di Pasar Ende hari ini, tetap berjalan. Sebelum penyemprotan disinfektan semua jualan para pedagang dibungkus dengan plastik dan terpal. Usai penyemprotan di area dalam pasar, rombongan bergeser menyemprot di R
ruko-ruko dekat pasar.

Saat diwawancarai media, Bupati Djafar mengatakan aksi penyemprotan disinfektan tersebut disponsori oleh Polres dan Kodim 1602 Ende.

"Jadi prinsipnya kita saling mendukung agar upaya antisipasi dan pencegahan Covid-19 ini bisa berjalan dengan baik," ungkap.

Terkait aktivitas di Pasar Ende yang masih ramai, Djafar katakan, melalui Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende akan terus melakukan imbauan.

Persib Bandung Bayar Penuh Gaji Pemain Bulan Ini Meski Liga 1 2020 Libur Karena Virus Corona, Info

Menurutnya imbauan kepada masyarakat yakni, masyarakat diminta untuk membatasi pergerakan di luar rumah dan selaku rajin membersihkan diri, misalnya mencuci tangan.

"Kita juga minta ke masyarakat misalnya kalau mau belanja, pastikan belanjanya untuk tiga hari, seminggu sehingga pasar tidak ramai," kata Djafar.

Sementara itu Dandim Ende Mohamad Fuad Suparlin yang ikut dalam aksi penyemprotan disinfektan tersebut megatakan TNI dan Polri senantiasa mendukung dan mensuport Pemda Ende untuk mempercepat antisipasi dan pencegahan Covid-19.

"Tugas kita mendorong mendukung Pemda Ende supaya bergerak cepat, bilamana Pemda Ende belum melakukan aksi yang signifikan, kita sudah mulai. Tujuan dan maksudnya bukan untuk apa-apa tetapi untuk antisipasi dan pencegahan Covid-19," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan POS-KUPANG.COM Pemerintah Kabupaten Ende menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat telah mengimbau masyarakat agar membatasi pergerakan di luar rumah dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Corona.

Pemda Ende juga terus menjalankan langkah-langkah konkret berupa imbauan dan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik ramai dan fasilitas walaupun Ende hingga saat ini belum terpapar Corona atau Covid-19.

Terkait imbauan untuk membatasi aktivitas di luar rumah, nampaknya masih sulit dilakukan oleh masyarakat. Salah satu contoh di pasar Ende, dekat pelabuhan rakyat Mbongawangi.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (28/3/2020) aktivitas di pasar Ende tetap ramai. Para pedagang dan pembeli berinteraksi seperti biasa. Tidak ada satupun pedagang atau pembeli yang mengenakan masker atau kaos tangan.

Sejumlah pedagang kepada POS-KUPANG.COM mengaku mereka sudah sering mendengar dan membaca berbagai informasi dan berita terkait Corona dan tau bahwa pemerintah Ende mengimbau agar mereka membatasi aktivitas di luar rumah.

"Yah kami sudah tau dengar, banyak yang sakit meninggal akibat virus Corona, di Ende kan belum ada. Soal imbauan tidak keluar rumah, mau bagaimana. Kami kalau tidak ke pasar, tidak jualan kami mau makan apa. Setiap hari kami kerja dan berpikir besok kami makan apa," ungkap Nur salah seorang pedagang.

Dia katakan kendati dia tetap aktif jualan tetapi ia selalu mencuci tangan setiap sebelum dan pulang dari pasar. "Di satu sisi saya panik, tetapi di sisi lain, pikir bagaimana saya dan keluarga bisa hidup. Yah saya tetap waspada saya selaku cuci tangan sebelum ke pasar dan pulang," ungkapnya.

Zainal, salah satu satu pengunjung di pasar tersebut mengatakan, ia prihatin dengan mewabahnya Covid-19. Menurutnya, pemerintah harus memikirkan bagaimana masyarakat kecil tetap bisa hidup dan di satu sisi menjaga agar Corona tidak masuk ke Ende.

"Kita lihat saat ini aktivitas berjalan seperti biasa. Mungkin pemerintah perlu sosialisasi lagi, terutama ajar masyarakat bagaimana menjaga diri mereka, misalnya selalu kenakan masker, selain itu ajar juga bagaimana buat handsanitizer sendiri atau cairan disinfektan supaya masyarakat tau dan bisa jaga diri mereka," ungkapnya

Penyemprotan disinfektan di Pasar Ende dekat Pelabuhan Mbongawangi Kabupaten Ende, Minggu (29/3/2020).
Penyemprotan disinfektan di Pasar Ende dekat Pelabuhan Mbongawangi Kabupaten Ende, Minggu (29/3/2020). (POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI)
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved