Corona Virus di NTT

UPDATE Corona Ende: Cegah Corona, Bupati Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Pasar Ende

Selain memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bagaimana mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19,

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Bupati Ende Achmad Djafar bersama pihak Polres Ende dan Kodim 1602 Ende sebelum melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar Ende, Minggu (29/3/2020). 

Sebelumnya diberitakan POS-KUPANG.COM Pemerintah Kabupaten Ende menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat telah mengimbau masyarakat agar membatasi pergerakan di luar rumah dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Corona.

Begini Pernyataan Bek Persib Victor Igbonefo Hubungi Wander Luiz saat Tahu Rekannya Positif Corona

Pemda Ende juga terus menjalankan langkah-langkah konkret berupa imbauan dan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik ramai dan fasilitas walaupun Ende hingga saat ini belum terpapar Corona atau Covid-19.

Terkait imbauan untuk membatasi aktivitas di luar rumah, nampaknya masih sulit dilakukan oleh masyarakat. Salah satu contoh di pasar Ende, dekat pelabuhan rakyat Mbongawangi.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (28/3/2020) aktivitas di pasar Ende tetap ramai. Para pedagang dan pembeli berinteraksi seperti biasa. Tidak ada satupun pedagang atau pembeli yang mengenakan masker atau kaos tangan.

Sejumlah pedagang kepada POS-KUPANG.COM mengaku mereka sudah sering mendengar dan membaca berbagai informasi dan berita terkait Corona dan tau bahwa pemerintah Ende mengimbau agar mereka membatasi aktivitas di luar rumah.

"Yah kami sudah tau dengar, banyak yang sakit meninggal akibat virus Corona, di Ende kan belum ada. Soal imbauan tidak keluar rumah, mau bagaimana. Kami kalau tidak ke pasar, tidak jualan kami mau makan apa. Setiap hari kami kerja dan berpikir besok kami makan apa," ungkap Nur salah seorang pedagang.

Dia katakan kendati dia tetap aktif jualan tetapi ia selalu mencuci tangan setiap sebelum dan pulang dari pasar. "Di satu sisi saya panik, tetapi di sisi lain, pikir bagaimana saya dan keluarga bisa hidup. Yah saya tetap waspada saya selaku cuci tangan sebelum ke pasar dan pulang," ungkapnya.

Zainal, salah satu satu pengunjung di pasar tersebut mengatakan, ia prihatin dengan mewabahnya Covid-19. Menurutnya, pemerintah harus memikirkan bagaimana masyarakat kecil tetap bisa hidup dan di satu sisi menjaga agar Corona tidak masuk ke Ende.

"Kita lihat saat ini aktivitas berjalan seperti biasa. Mungkin pemerintah perlu sosialisasi lagi, terutama ajar masyarakat bagaimana menjaga diri mereka, misalnya selalu kenakan masker, selain itu ajar juga bagaimana buat handsanitizer sendiri atau cairan disinfektan supaya masyarakat tau dan bisa jaga diri mereka," ungkapnya

Bupati Ende Achmad Djafar bersama pihak Polres Ende dan Kodim 1602 Ende sebelum melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar Ende, Minggu (29/3/2020).
Bupati Ende Achmad Djafar bersama pihak Polres Ende dan Kodim 1602 Ende sebelum melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar Ende, Minggu (29/3/2020). (POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.)

Area lampiran

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved