Corona di ntt
Senator Angelo Wake Kako Dorong Pemprov dan Bupati Walikota se-NTT Siapkan Skema Karantina
karantina dimaksud agar NTT benar-benar aman dan dihindari dari wabah berbahaya dimaksud.
Senator Angelo Wake Kako Dorong Pemprov dan Bupati Walikota se-NTT Siapkan Skema Karantina
POS-KUPANG. COM|KUPANG --Mencermati wabah pandemik Covid-19, yang telah menular hampir di seluruh wilayah Indonesia, Anggota DPD RI, Angelo Wake Kako (AWK) mendorong Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama para Bupati dan Walikota untuk menyiapkan skema karantina bagi tamu yang masuk ke wilayah NTT.
Adapun karantina dimaksud agar NTT benar-benar aman dan dihindari dari wabah berbahaya dimaksud.
"Kita bersyukur, karena masih ada wilayah provinsi tertentu yang masih negatif sampai saat ini dan NTT termasuk di dalamnya. Sebagai provinsi kepulauan, pencegahan penularan menjadi prioritas dilakukan terhadap para tamu yang masuk ke NTT, dengan melakukan karantina oleh pemerintah selama 14 hari," kata Angelo melalui video yang diunggah pada akun Facebooknya, Sabtu (28/3/2020.
Lebih lanjut, senator Angelo juga mengatakan, bahwa karantina dimaksud bukan isolasi mandiri berupa imbauan seperti selama ini, melainkan dilakukan oleh pemerintah setempat dengan menyiapkan tempat khusus seperti memanfaatkan ruangan sekolah yang selama ini diliburkan.
"Pemerintah daerah bisa menyiapkan tempat khusus seperti ruangan kelas, kebetulan saat ini sedang libur, dan kepada mereka yang masuk ke NTT siapapun dia wajib dikarantina selama 14 hari, baru diserahkan kepada keluarga apabila negatif ataupun langsung dirujuk ke RS apabila ditemukan gejala yang mengarah kepada Covid-19,"kata Anggota Komite 2 DPD RI ini.
• Curhat Ibu Hamil di Eropa, Takut Melahirkan Saat Pandemi Virus Corona
• Update Corona Sumba Barat : WNA Asal Malaysia, ODP Pertama Tinggalkan Sumba Menuju Denpasar
Angelo meyakini, apabila ini dilakukan, maka niscaya NTT akan tetap menjadi daerah yang aman sampai wabah ini berlalu, dan kepanikan serta keresahan masyarakat bisa mulai diminimalisir. (Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Gerardus Manyella)