Corona Virus di NTT

Antisipasi Corona Virus, SMPK Frateran Ndao - Ende, NTT Lakukan Penyemprotan Disinfektan,

SMPK Frateran Ndao, Ende melakukan penyemprotan disinfektan dalam rangka mencegah atau terjadinya penularan virus covid 1

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/Romualdus Pius
SEMPROT/Pelaksanaan penyemporotan cairan disinfektan di SMPK Frateran Ndao, Ende, Sabtu (28/3). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--- SMPK Frateran Ndao, Ende melakukan penyemprotan disinfektan dalam rangka mencegah atau terjadinya penularan virus covid 19. Kegiatan penyemprotan disinfektan ini, bekerjasama dengan Bintara Kesehatan Brimob Ende, Sabtu (28/3).

Kepala Sekolah SMPK Frateran Ndao, Ende, Fr, M. Yohanes Berchmans,BHK, M.Pd kepada POS KUPANG.COM, mengatakan bahwa penyemprotan disinfektan yang dilakukan sekolah sesuai dengan instruksi dari kepala dinas pendidikan, Malthildis Mensi Tiwe, M.Si, Akt, yang dipercaya sebagai koordinator disinfektan untuk pencegahan covid 19 untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Ende.

“Kami selaku kepala sekolah SMPK Frateran Ndao, menyambut baik instruksi dari kadindik Kabupaten Ende tersebut, mengingat saat ini seluruh warga bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Ende sedang berada dalam situasi yang mencemaskan, mengkuatirkan serta menakutkan terkait dengan wabah virus corona atau covid 19 yang sedang melanda warga dunia,”katanya.

SEMPROT/Pelaksanaan penyemporotan cairan disinfektan di SMPK Frateran Ndao, Ende, Sabtu (28/3).
SEMPROT/Pelaksanaan penyemporotan cairan disinfektan di SMPK Frateran Ndao, Ende, Sabtu (28/3). (POS KUPANG.COM/Romualdus Pius)

Dikatakan terkait dengan ancaman virus corona, SMPK Frateran Ndao sejak 23 Maret hingga 4 April 2020, Kegiatan Belajar Mengajar, dilaksanakan di rumah.

Hal ini sesuai dengan instruksi mendiknas dan ditindaklanjuti oleb Gubernur NTT, dan Bupati Ende Nomor PK 480/kep/644/hk/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease 2019 (covid 19) pada satuan pendidikan di Kabupaten Ende.

Positif Covid-19, Wander Luiz Tak Diisolasi di Rumah Sakit ? Ini Penjelasan Dokter Persib Bandung

“Dan dalam kaitan dengan instruksi ini, maka sebelum peserta didik dirumahkan, maka kami selaku kepala sekolah melakukan rapat koordinasi singkat menyikapi instruksi tersebut,”katanya.

Hasil rapat tersebut adalah bahwa selama peserta didik dirumahkan, maka para pendidik wajib memberikan PT (Penugasan Terstruktur) khusus kepada siswa kelas 7 dan 8 untuk Mapel Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta Matematika dan IPA. Alasan hanya empat mata pelajaran agar tidak membebani peserta didik.

Sedangkan untuk kelas 9 juga sama dikasih PT untuk melengkapi nilai yang mungkin belum ada nilai, untuk semua mapel.

Selain memberikan PT, juga melakukan TFH (Teach From House): mengajar dari rumah melalui video pembelajaran.

UPDATE CORONA VIRUS SIKKA: Jam Malam Diberlakukan, Pelanggaran Dikenai Didenda Rp 1 Juta

Dan untuk memantau kegiatan guru Mengajar Dari Rumah (TFH), maka telah disiapkan Format Laporan KBM selama di rumah, yang akan dilaprkan saat masuk sekolah,ujar Frater Yohanes.

Frater Yohanes mengatakan pihaknya juga beberapa waktu yang lalu, civitas SMPK Frateran Ndao juga telah melakukan foging untuk mencegah DBD yang juga meresahkan masyarakat Kabupaten Ende.

“Semoga badai iniCOVID 19 dan DBD segera berlalu, sehingga roda kehidupan kita kembali normal,”katanya.

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved