Corona Virus di NTT
UPDATE! ODP Covid-19 di Sumba Timur Berkurang Jadi 27 Kasus Karena 3 ODP Memilih Pulang Kampung
Update terkait orang dalam pemantauan (ODP) covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sampai dengan tanggal 27 Maret 2020 pukul 16.00 Wita
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Update terkait orang dalam pemantauan (ODP) covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sampai dengan tanggal 27 Maret 2020 pukul 16.00 Wita menurun 3 kasus jadi 27 kasus. Sebelumnya tanggal 26 Maret 2020 pukul 16.00 Wita dilaporkan 30 kasus.
Hal ini disampaikan oleh Tim Posko Covid-19 Dinkes Sumba Timur yang di shere ke akun facebook Posko Covid Sumba Timur dan group WatsApp Forum PRB sumba Timur.
Dalam data tersebut dijelaskan, untuk pelaku perjalanan dari daerah terpapar sebanyak 193 orang. Dari 193 itu, 27 diantaranya orang dalam pemantauan (ODP), sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) nihil atau 0 begitu juga dengan pasien positif covid-19 nihil alias 0.
Dalam data tersebut juga dijelaskan Tim Posko Covid-19 Sumba Timur, dari 27 ODP itu tersebar di Kecamatan Kota Waingapu sebanyak 12 kasus, Kambera 4 Kasus, Pandawai 1 kasus, Kanatang 2 Kasus, Kecamatan Tabundung 1 kasus dan luar wilayah 7 kasus ODP.
Dijelaskan dari sebaran ODP menurut golongan umur untuk 27 ODP itu, usia 1 tahun 1 kasus, 5-9 tahun 1 kasus, 15-19 tahun 1 kasus, 20-44 tahun 17 kasus dan 45-54 tahun sebanyak 7 kasus. Dengan distribusi ODP berdasarkan jenis kelamin perompuan 9 dan Pria 18 kasus.
• Cegah Covid-19, Koramil 1618-01 Miotim TTU Semprot Disinfektan di Tempat Umum
Kadis Kesehatan Sumba Timur sekaligus Juru Bicara Posko Covid Dinkes Sumba Timur, dr Chrisnawan Try Haryantana ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Sabtu (28/3/2020) menjelaskan, berkurangnya 3 kasus ODP itu karena 3 ODP dari 10 ABK kapal barang yang diisolasikan di Kapal memilih pulang ke kampung halaman di Jawa, namun ketiga ABK itu masih berstatus ODP dan tetap dalam pengawasan pihak kapal selama perjalanan dan juga nantinya akan dikordinasikan antara KKP Waingapu dan KKP di pelabuhan tujuan untuk tetap diawasi disana meskipun kondisi kesehatan mereka juga sudah baik. Sedangkan 7 ABK kapal tersebut masih berstatus ODP dan masih dibawa pengawasan KKP Waingapu.
• Jejak Perjalanan Striker Persib Wander Luiz Hingga Terpapar Virus Corona, Simak Info Liga 1 2020
Sedangkan untuk 1 warga luar yang diisolasikan di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, masih berstatus ODP meskipun yang bersangkutan sudah dinyatakan sehat, karena masih dalam observasi selama 14 hari ke depan.
"yang bersangkutan sudah sehat, tapi harus dalam proses observasi selama 14 hari kedepan. Yang bersangkutan akan ditampung di rumah milik Pemda selama pengawasan dan logistik seperti makanan dan minuman juga akan disediahkan Pemda sebab yang bersangkutan tidak memiliki keluarga atau rumah di Sumba Timur,"jelas dr Chrisnawan.
dr Chrisnawan juga menegaskan, demi mencegah penyebaran virus corona ini masyarakat diminta tetap di rumah, jaga kesehatan atau biasakan hidup bersih dan sehat. Bagi yang baru datang dari Negara/daerah yang terpapar virus corona diharapkan memberikan data diri, daerah yang dikunjungi, tanggal berangkat dan tanggal kembali.
"Selain itu, gejala awal yang timbul dan tanggal mulai dirasakan. Apakah sudah pernah ke fasilitas kesehatan atau dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tanggal berapa dserta data yang diberikan harus benar sehingga mudah dalam pengontrolan petugas,"pungkas dr Chrisnawan. (*)
Area lampiran