Corona di ntt

Waspada ! Bukan Hanya Corona, Lembata Juga Darurat Demam Berdarah

diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Waspada ! Bukan Hanya Corona, Lembata Juga Darurat Demam Berdarah
Dokumentasi pribadi
Nyamuk Anopheles Malaria 

Waspada ! Bukan Hanya Corona, Lembata Juga Darurat Demam Berdarah

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Ditengah ketakutan, kecemasan dan kewaspadaaan menghadapi pandemi virus corona yang sudah menerjang berbagai negara termasuk Indonesia, masyarakat Kabupaten Lembata tetap diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Apalagi Pemkab Lembata sendiri juga sudah menetapkan status Kondisi Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak awal tahun ini.

Ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Selasa (24/3/2020), Anselmus Bahi selaku Sekretaris Dinas Kesehatan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit DBD.

Menurut dia, di tengah upaya pencegahan masuknya virus Covid-19, masyarakat juga perlu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal sekitar mencegah penyakit DBD yang sudah memakan korban.

Data teranyar, lanjutnya, menyebutkan jumlah korban meninggal akibat DBD sudah mencapai empat orang.
Terakhir seorang anak bernama Fransiskus Ola Koban di Waikomo Kelurahan Lewoleba Barat Kecamatan Nubatukan, pada Sabtu (21/3) lalu meninggal dunia karena demam berdarah.

Sebelumnya, Direktur RSUD Lewoleba, dr Bernad Yoseph Beda mengatakan pasien Fransiskus Ola Koban, umur 2,5 tahun awalnya mengalami panas tinggi, kemudian pada Senin dan Selasa (17 dan 18 Maret) dibawa Ke Puskesmas Lewoleba. Lebih lanjut Bernad menjelaskan pasien tersebut dibawa lagi ke puskesmas karena pasien masih panas.

Dijelaskan Bernad, pada Jumat (20/3) pasien mengalami mimisan sehingga orang tuanya membawa anaknya ke RSUD Lewoleba sekitar pukul 18.30 Wita dan Sabtu (21/3) pukul 08.00 Wita, pasien dibawa ke ruangan ICU.

Namun pada pukul 15.30 Wita nyawa anak Fransiskus Ola Koban dinyatakan tidak tertolong.

Anggota DPR RI yang juga istri dari Gubernur NTT, Julie Sutrisno Laiskodat kepada wartawan di Hotel Lembata Indah Selasa (17/3) lalu juga mengatakan saat ini perhatian dunia memang tertuju pada virus corona.

Namun, lanjutnya, masyarakat juga jangan menganggap sepele penyakit demam berdarah yang saat ini sedang melanda Lembata.

Sekolah & Perguruan Tinggi di Sumba Timur Temukan Kendala Saat Pelajar Belajar Online Akibat Covid

Kadis P dan K Kota Kupang : Sistem Belajar Online di Kota Kupang Sebagian Sudah Berjalan.

Bandara Komodo Labuan Bajo Tidak Bisa Ditutup, Ini Komentar Wakil Bupati Maria Geong

Polda NTT Cekal Pengusaha Terkait Korupsi Pengadaan Bibit Bawang Kabupaten Malaka

Untuk diketahui, jumlah pasien yang meninggal karena demam berdarah sebanyak 4 orang yakni dari Kelurahan Lewoleba Barat 3 orang dan satu orang dari Kelurahan Lewoleba Timur.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved