Corona di NTT

UPDATE CORONA NTT - Jumlah ODP di NTT Terus Meningkat, Saat ini Mencapai 301 Orang

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi NTT setiap hari terus meningkat. Hingga Kamis (26/3/2020) malam

UPDATE CORONA NTT - Jumlah ODP di NTT Terus Meningkat, Saat ini Mencapai 301 Orang
POS KUPANG.COM/NOVEMY LEO
Doktor Marius Jelamu, M.Si 

Jumlah ODP di Terus Meningkat, Saat ini Mencapai 301 Orang

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi NTT setiap hari terus meningkat. Hingga Kamis (26/3/2020) malam, jumlah ODP di NTT telah mencapai orang 301 orang

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada POS-KUPANG.COM di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Kamis (26/3/2020) malam.

Menurut Marius, hingga saat ini data ODP di NTT sebanyak 301 orang dan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 26 orang, sehingga kondisi ODP saat ini sebanyak 275 orang kategori ODP.

"ODP yang melakukan karantina mandiri sebanyak 268 orang. Mereka isolasi di rumah masing-masing," kata Marius.

Sedangkan soal pasien yang dalam perawatan di rumah sakit, Marius merincikan ada tujuh pasien yang menjalani perawatan, yakni masing-masing 4 orang dirawat di RSUD.Prof. WZ. Johannes Kupang, 1 orang di RSUD.TC. Hillers Maumere, 1 orang di RSUD Ben Mboi ,Ruteng , 1 orang berstatus PDP dirawat di RSUD Komodo Labuan Bajo dan 1 pasien di RSUD Umbu Rara Meha,Waingapu.

"Ada 268 orang yang melakukan karantina mandiri atau isolasi mandiri di rumah," katanya.

Didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru, S.Sos, Marius mengatakan, saat ini ada satu orang PDP yang sedang dirawat di RSUD Komodo Labuan Bajo.

Sementara soal sampel yang dikirim hingga saat ini sebanyak 19 sampel. 5 diantaranya sudah ada hasil dan negatif sedangkan 14 lainnya belum ada hasil.

Marius mengatakan, orang NTT yang pernah ke negara dan provinsi yang terpapar dan kembali ke NTT maka harus proaktif untuk memeriksakan diri dan mengisolasi diiri.

"Dari data ini, warga ODP ini terbanyak dari Bali dan kedua dari Jakarta sehingga mereka
ketika kembali ke NTT berinisiatif melaporkan ke puskesmas atau rumah sakit. Kemudian mengisolasi diri mandiri di rumah," katanya.

Halaman
123
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved