Buang Sampah di Ikan Foti Siap Kena Sanksi Denda Adat

bagi pengguna jalan atau oknum tak bertanggung jawab yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi adat.

Buang Sampah di Ikan Foti Siap Kena Sanksi Denda Adat
Sony Nepafay untuk POS KUPANG.COM
Warga , Kapospol dan Babinsa Amarasi Barat saat melakukan pembersihan sampah di area Ikan Foti. 

 
Buang Sampah di Ikan Foti Siap Kena Sanksi Denda Adat, Ini Bentuknya

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Hati-hati bagi pengguna jalan yang melewati Jalan HA Koroh tepatnya di jalur Ikan Foti, Desa Niukbaun,  Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Pasalnya, bagi pengguna jalan atau oknum tak bertanggung jawab yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi adat.

Peringatan ini diutarakan Tokoh Pemuda Amarasi Barat, Sony Nepafay kepada Wartawan, Kamis (26/3).

Menurut Sony, area Ikan Foti merupakan kawasan bebas sampah, sehingga bagi warga yang membuang sampah sembarangan nantinya akan dikenakan sanksi  adat.

Dikatakannya,  selama setahun terakhir ini wilayah Ikan Foti sering dijadikan lokasi pembuangan sampah oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Yang terakhir, adalah belasan bangkai babi yang mati terserang Flu Afrika dibuang ke area tersebut.

Akibatnya kata Sony, warga Amarasi Barat baik yang mau ke Kupang atau sebaliknya, melintasi Jalan HA Koroh harus menghirup aroma tak sedap.

Bersama Kapospol Baun, Aipda Adi Hangge  dan Babinsa Serma Erwin Neno serta warga Amarasi Barat melakukan aksi pembersihan di Ikan Foti. 

"Sampah yang berserakan dan bangkai hewan dikumpulkan dan dibakar untuk mencegah makin menyebarnya aroma tak sedap," tutur Sony.

Selama ini Ikan Foti yang berada dalam wilayah perbatasan Kecamatan Nekamese dan Amarasi Barat merupakan lokasi penghijauan. Namun, lokasi ini tercemar oleh perbuatan oknum tak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan.

“Selain sanksi adat berupa denda senilai Rp 1.000.000 - Rp 5.000.000 juga akan diproses secara pidana. Kalau pun ada yang melihat dimana ada yang membuang sampah di tempat tersebut kiranya bisa langsung di laporkan, dengan cara memberikan bukti berupa foto,” ujarnya.

Cegah Corona, Gubernur NTT Ingatkan Soal Social Distancing dan Physical Ditancing

Wakil Bupati Maria Geong Sebut 29 ODP dan 2 PDP Berasal Dari Luar Manggarai Barat

Sony berharap sanksi adat ini bisa di dukung penuh oleh warga sekitar di wilayah Kecamatan Nekamese dan bagi para pengguna jalan. Dan media bisa memberikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved