Corona Virus di NTT

7  Poin Rekomendasi DPRD Untuk Pemda Sumba Timur Terkait Pencegahan Virus Corona

ancaman merebaknya virus corona atau Covid-19 di Sumba Timur, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumba Timur memberika

7  Poin Rekomendasi DPRD Untuk Pemda Sumba Timur Terkait Pencegahan Virus Corona
POS-KUPANG. COM/ISTIMEWA
Ketua DPRD Sumba Timur sementara Ali Oemar Fadaq. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU---Menyikapi ancaman merebaknya virus corona atau Covid-19 di Sumba Timur, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumba Timur memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur. Ada tujuh poin dalam rekomendasi itu.

Rekomendasi itu dikeluarkan berdasarkan hasil rapat bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur dimana dihadiri oleh Asisten Perekonominan dan Pembangunan Sekda Sumba Timur mewakili bupati Sumba Timur, Kadis Kesehatan Sumba Timur dan tiga Direktur rumah Sakit yakni RSUD umbu Rara Meha Waingapu, RSU Imanuel dan RSK Lindimara. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sidang DPRD sumba Timur, Senin (23/3/2020).

Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (25/3/2020) menjelaskan, adapun ketujuh poin Rekomendasi yang diberikan DPRD kepada Pemda Sumba Timur dalam menangani covid-19 ini yakni pertama, setiap pendatang yang menggunakan jasa penerbangan maupun jalur laut harus menginsolasikan diri selama 14 hari khusus yang disediahkan oleh Pemda dan teknis pelaksanaanya dibiayai oleh Pemda serta pelaksanaan yang dilakukan oleh tim terkait yang telah dibentuk oleh Pemda. Kedua, melakukan peneriksaan terhadap pendatang yang masuk ke wilayah Sumba Timur yang menggunakan transportasi darat.

Persib Bandung Akhirnya Mengikuti Langkah Klub Lain, Ini Pilihan Terbaik, Info Liga 1 2020

Selain itu, ketiga, pemerintah segera menyiapkan lokasi detensi sementara terkait poin 1. Keempat, memberikan ijin kepada kapal barang dan lainnya untuk melakukan aktifitas bongkar muat di Pelabuhan, namun dengan persyaratan ketat terhadap ABKnya supaya tidak beresiko menular wabah Virus corona ke masyarakat luas dengan teknis pelaksanaam dari pihak Dinas Kesehatan dan juga agen kapal. Terhadap buruh lokal yang melakukan bongkar muat di pelabuhan diberikan pengetahuan proteksi diri dan periksa suhu badan saat bekerja.

Pasien Dalam Pengawasan yang Dirujuk dari Ruteng ke Labuan Bajo Meninggal Dunia, Simak Info

Dikatakan Ali Fadaq, Poin kelima, dalam rekomendasi itu, pemerintah wajib mendukung kecukupan sarana dan prasarana maupun finansial bagi ketiga rumah sakit sehingga dapat menyiapkan diri dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat bila terjadi wabah covid-19. Khusus bagi 2 rumah sakit swasta yakni RSU Imanuel dan RSK Lindimara Pemda dapat memberikan bantuan dalam bentuk dana hibah untuk penanganan dan pencegahan virus corona ini.

Keenam, melibatkan TNI, Polri dan Sat Pol PP untuk melarang kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan pengumpulan massa atau yang melibatkan banyak orang. Dan ketujuh, menutup sementara semua tempat wisata baik wisata alam maupun wisata bahari. (*)
Area lampiran

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved