Dua Penumpang KM Lambelu Asal Lembata Terpantau Suhu Tinggi

Petugas Kesehatan Pelabuhan Lewoleba melaporkan ada dua penumpang KM Lambelu yang berasal dari Kabupaten Lembata terpantau medis d

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Dua Penumpang KM Lambelu Asal Lembata Terpantau Suhu Tinggi
Foto/Ricko Wawo/
Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday meninjau kesiapan Pelabuhan Laut Lewoleba cegah Covid-19, Selasa (24/3/2020

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Petugas Kesehatan Pelabuhan Lewoleba melaporkan ada dua penumpang KM Lambelu yang berasal dari Kabupaten Lembata terpantau medis dalam keadaan suhu tubuhnya tinggi. Satu diantaranya bahkan sudah mengalami demam selama tiga hari. KM Lambelu sendiri akan sandar di Pelabuhan Larantuka dan beberapa penumpang berasal dari Kabupaten Lembata.

Di hadapan Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday yang meninjau pelabuhan, Selasa (24/3/2020), Armiyati Zainun, Korwil Kerja Pelabuhan Laut Lewoleba, mengatakan laporan adanya dua penumpang dengan suhu tubuh tinggi ini disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur yang terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Lembata.

Pihaknya masih menunggu laporan dari petugas medis di Larantuka perihal penumpang KM Lambelu yang akan melanjutkan perjalanan ke Lembata.

"Saya sudah kontak nomor mereka tapi belum ada jawaban. Sementara kita masih tunggu rekap dari dinas kesehatan di Flores Timur," kata Armiyati.

Dia menambahkan ada beberapa penumpang yang terpantau medis dalam keadaan suhu tubuh tinggi selain yang berasal dari Lembata.

Menurutnya, karena penumpang berasal dari daerah terkonfirmasi Covid-19 maka mereka wajib diperiksa dan bisa masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (OPD). Dua orang penumpang ini akan tiba di Lembata dengan kapal dari Larantukan Selasa siang ini.

Beredar Informasi di TTU Ada Satu ODP Covid-19, Begini Tanggapan Kadis Kesehatan

Pihaknya sudah mempersiapkan diri termasuk Masker N95, disinfektan dan sejumlah peralatan medis. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan puskesmas untuk memeriksa para penumpang.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday mengatakan pemerintah pusat sudah mengirim Alat Pelindung Diri (APD) ke Pemprov NTT dan kemudian akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan di setiap daerah.

Polda NTT Akan Tindak Tegas Kerumunan Massa di Tempat Publik 

Kepada para petugas pelabuhan, Wabup Langoday berpesan supaya mereka tetap menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati. Dirinya juga mendapati banyak petugas pelabuhan yang masih berkumpul dalam keramaian dengan bermain bola billiard dan tidak memakai masker.

"Saya minta petugas pelabuhan selalu waspada, hati-hati dan jaga kesehatan tetapi tetap jangan panik. Kalian yang bersentuhan langsung dengan warga dari luar. Kalian harus waspada," ujarnya.

Pemerintah juga akan mengusahakan masker untuk semua petugas pelabuhan.
"Kita tidak bisa lockdown pelabuhan karena kita butuh barang dari luar. Kapal dari Jawa dan Sulawesi harus diperiksa," tambahnya.

Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday meninjau kesiapan Pelabuhan Laut Lewoleba cegah Covid-19, Selasa (24/3/2020
Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday meninjau kesiapan Pelabuhan Laut Lewoleba cegah Covid-19, Selasa (24/3/2020 (Foto/Ricko Wawo/)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved