Beredar Informasi di TTU Ada Satu ODP Covid-19, Begini Tanggapan Kadis Kesehatan
Beredar kabar bahwa di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sudah ada satu warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemant
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Beredar kabar bahwa di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sudah ada satu warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19).
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa masuknya seorang yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut karena yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di salah satu rumah sakit di Kota Kefamenanu pada, Minggu (22/3/2020) malam.
Atas informasi tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka membenarkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari call center mengenai seorang yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Kefamenanu.
Meskipun demikian, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pasien tersebut untuk memastikan apakah pasien yang dirawat tersebut masuk dalam kategori ODP Covid-19 atau tidak.
"Yang di Leona, yang adik-adik dengar itu, memang tadi malam setelah bapak (sekda) kontak saya, ada informasi masuk. Tapi tadi malam mereka kasih laporan ke call center, maka pagi ini kita rencana ke sana untuk pemeriksaan kesehatan, secara tim dan dinas kesehatan," ujarnya.
Diakui Thomas, informasi mengenai dugaan sudah ada satu ODP Covid-19 di wilayah Kabupaten TTU secara lisan sudah diterima, namun secara medis, pihaknya harus turun langsung untuk melakukan pemeriksaan.
Thomas menjelaskan, dalam rangka menangani penyebaran covid-19, pihaknya sudah sediakan call center yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pengaduan atau pemberitahuan mengenai virus mematikan itu sehingga bisa direspon secara cepat oleh dinas.
"Nomor call center-nya itu 085333828987, itu nomor call center Covid-19 di Dinas Kesehatan dan itu 24 jam, pakai piket,” ujarnya. (mm)
