Pandemi Corona
Curhat Tim Medis Tes Virus Covid-19 Christian Mikhaline: Kami Mencintai Keluarga Kami & Kalian Semua
Curhat Tim Medis Tes Virus Covid-19, Christian Mikhaline Kusuma: Kami Mencintai Keluarga Kami dan Kalian Semua
Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
Curhat Tim Medis Tes Virus Covid-19, Christian Mikhaline Kusuma: Kami Mencintai Keluarga Kami dan Kalian Semua
POS-KUPANG.COM - Seorang tim medis yang saat ini sedang berjibaku dengan para pasien yang berpotensi dan diduga terinfeksi Covid-19, Christian Mikhaline Kusuma, curhat di akun Facebook miliknya.
Sebagai tim medis yang berada di garis depan menghadapi Corona, Christian Mikhaline Kusuma, menyadari benar kalau dirinya dan teman-temannya yang lain bisa saja tertular.
Karena itulah, dirinya memutuskan untuk mengikuti tes apakah dirinya bebas dari Covid-19 atau tidak.
Berikut ini curhat lengkap Christian Mikhaline Kusuma:
• VIDEO - Cegah Penyebaran Virus Corona, Pasar Inpres Soe Disemprot Cairan Desinfektan
• Bupati Kerawang Ternyata Seorang Dokter, Kini Terinfeksi Virus Corona, Beri Pesan dari Ruang Isolasi
Kemarin saya melakukan pemeriksaan swab nasofaring untuk mengetahui virus covid 19.
Mohon doanya buat teman teman semua.
Saya memeriksakan diri saya karena saya adalah tenaga medis yang mana kontak langsung sama pasien yang datang di rumah sakit, tidak tahu karena virus kah, bakteri kah, dll.
Akhir akhir ini lebih sering kontak dengan pasien yang memang highly suspected covid 19.
Saya tahu resiko saya sebagai tenaga kesehatan dan saya saat ini hanya menunggu hasil swab nasofaring.
Takut,cemas,lelah,emosi dll semua campur aduk dimana kelelahan dalam menangani kasus covid 19 yang membuat kami harus menggunakan alat pelindung diri dari kepala sampai kaki.
Panas dan sesak kami rasakan saat memakai alat pelindung diri ini,
• Pujian dan Doa Ustadz Yusuf Mansur untuk Aa Gym Yang Blusukan Sosialisasi Bahaya Corona ke Warga
• ZODIAK KESEHATAN-Ramalan Zodiak Kesehatan Besok, Rabu (25/3/2020), Aries Dengarkan Sensasi Batin
sehingga membuat pusing kepala serta membuat kami saling beradu mulut untuk menentukan ruangan yang cocok untuk siapa yang datang berobat
walaupun itu hanya sesaat saja
namun semua kami jalani dengan hati yang ikhlas