News

Siap Perang di Pilkada TTU, Paket AYO Siapkan 12 Ribu KTP Cadangan Agar Lolos Verifikasi Faktual

Paket yang memilih untuk maju melalui jalur independen ini sudah menyiaplan sekitar 12 ribuh lebih syarat dukungan (KTP) cadangan.

Siap Perang di Pilkada TTU,  Paket AYO Siapkan 12 Ribu KTP Cadangan Agar Lolos Verifikasi Faktual
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bakal Calon Bupati TTU dari Paket AYO, Agustinus Talan menyerahkan syarat dukungan ke Ketua KPU Paulinus Lape Feka di Kantor KPUD TTU, Sabtu (22/2/2020). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Tommy Mbenu

POS KUPANG, COM, KEFAMENANU - Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati TTU, Agustinus Talan dan Yosef Akoit (Paket AYO) sangat serius menjadi salah satu kontestan ikut berperang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) TTU tahun ini.

Pasalnya, setelah dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) TTU, paket yang memilih untuk maju melalui jalur independen ini sudah menyiaplan sekitar 12 ribuh lebih syarat dukungan (KTP) cadangan.

Syarat dukungan sebanyak itu disediakan oleh paket AYO dalam rangka untuk menghadapi proses pelaksanaan verifikasi faktual yang rencanannya dilaksanakan tanggal 26 Maret hingga 15 April 2020 mendatang.

"Kalau e-KTP cadangan yang sudah kita siapkan itu sekitar 12 ribu lebih jika nanti ada yang kurang saat verifikasi faktual," ujar bakal calon Bupati TTU dari Paket AYO, Agustinus Talan, kepada Pos Kupang saat ditemui di Kantor KPUD TTU, Jumat (20/3).

Menurut mantan anggota DPRD TTU ini, syarat dukungan cadangan yang sudah disiapkan itu berkat semangat dan kerja keras tim yang memang sudah bulatkan tekad bersama untuk maju melalui jalur perseorangan.

"Makanya setelah kita baca aturan ternyata masih ada cela. Kalau kita gugur verifikasi administrasi, itu tidak mungkin. Tapi karena ada kesempatan untuk kita maju lagi, maka tahap perbaikan kita siapkan KTP sebanyak 12 ribu lebih," terangnya.

Ketua KPUD TTU, Paulinus Lape Feka, mengatakan, pelaksanaan kegiatan verifikasi faktual akan dilakukan tanggal 26 Maret hingga 15 April 2020 mendatang. "Ya, sekitar 20 hari kita melakukan verifikasi faktual," ungkapnya.

Paulinus menyatakan pelaksanaan verifikasi faktual menggunakan metode sensus sehingga TPS bersama dengan tim penghubung dan panwas desa dari rumah ke rumah bertemu dengan para pendukung untuk mencocokkan kebenaran identitas serta berusaha untuk mengetahui apakah warga tersebut mendukung atau tidak.

Paulinus menjelaskan, dalam pelaksanaan verifikasi faktual, sangat dimungkinkan adanya perbaikan oleh pasangan bakal calon apabila syarat dukungan yang ada ternyata masih jauh dari jumlah syarat minimum.

"Misalnya, dari hasil verifikasi faktual, ternyata dokumen itu kurang 2 ribu dari jumlah minimum yang dibutuhkan, maka perbaikan harus menyerahkan dua kali lipat dari kekurangan yang ada," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, KPUD TTU menyatakan Paket AYO lolos tahapan verifikasi administrasi. Paket AYO dapat melaju ke tahap verifikasi faktual.

Untuk diketahui, jumlah syarat dukungan yang diserahkan oleh Paket AYO beberapa waktu lalu ke KPUD TTU sebanyak 21.321. Setelah dilakukan verifikasi awal, jumlah dukungan berkurang menjadi 20.267.

Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi, jumlahnya berkurang menjadi 18.384. Meski berkurang, jumlah syarat dukungan tersebut telah melampaui syarat dukungan minimum, 16.805. *

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved