Ini yang Dilakukan Koramil 1618-03/Insana Utara dan Polsek Insana Utara Mencegah Penyebaran Corona
Ini yang dilakukan Koramil 1618-03/Insana Utara dan Polsek Insana Utara mencegah penyebaran virus corona Covid-19
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
Ini yang dilakukan Koramil 1618-03/Insana Utara dan Polsek Insana Utara mencegah penyebaran virus corona Covid-19
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Anggota TNI-Polri dari Koramil 1618-03/Insana Utara dan Polsek Insana Utara kembali menggelar sosialisasi pencegahan virus corona Covid-19 kepada masyarakat di wilayah Desa Humusu Wini pada, Minggu (22/3/2020).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 1618-03/Insut Lettu Inf. Abel Monis beserta lima orang anggotanya. Sementara itu, untuk anggota polisi dari Polsek Insana Utara di pimpin oleh AKP. Nicodemus Bouk bersama tiga orang anggotanya.
• Testing CPNS, Seleksi Kompetensi Bidang Ditunda Akibat Virus Corona
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni Camat Insana Utara Dominikus Sio, S.Sos bersama satu orang perangkat Desa Humusu Wini.
Danramil 1618-03/Insut Lettu Inf. Abel Monis mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
Lettu Abel Monis mengaku, ada beberapa titik menjadi sasaran dari kegiatan sosialisasi tersebut yakni di pintu Gerbang Pos PLBN Wini, pertigaan menuju pelabuhan laut Wini, pertigaan puskesmas arah Kefa, Kampung Aijao dan Jalan Raya Wini-Ponu.
• Dokter Untuk Tangani Covid-19 di NTT Masih Minim
"Kegiatan sosialisasi yang kami lakukan dalam rangka mencegah penyebaran dan penularan virus corona," ungkapnya.
Lettu Abel mengharapkan kepada masyarakat agar tidak mengadakan kegiatan sosial kemsyarakatan yang melibatkan banyak orang atau berkumpiulnya masa dalam jumlah banyak baik di tempat umum maupun lingkungan sendiri.
"Masyarakat juga diharapkan supaya tetap tenang dan tidak panik, meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah," ungkapnya.
Dia meminta kepada seluruh masyarakat di wilayah tersebut tidak melakukan pembelian atau penimbunan kebuthan bahan pokok (sembako) maupun kebutuhan masyarakat secara berlebihan.
"Dan kita juga minta tidak terpengaruh dan tidak boleh menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)