APD Corona Covid-19 di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Menipis

Persediaan APD virus corona Covid-19 di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu menipis

APD Corona Covid-19 di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Menipis
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, M.Si (kiri) sedang memberikan keterangan, Senin (23/3/2020). 

Persediaan APD virus corona Covid-19 di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu menipis

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sejumlah dokter dan perawat di NTT mengeluh melalui media sosial karena minimnya fasilitas menghadapi virus corona Covid-19 ini. Mereka yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini wajib mendapat perlindungan.

Oleh karena itu pemerintah harus menyediakan dan menjamin ketersediaan alat perlindung diri (  APD) dan peralatan dasar penangan Covid-19 seperti VTM (Viral Transport Medium) untuk sampai ke swab, APD standar untuk covid-19, thermal gun, protective gown, goggles, masker bedah, masker N-95, cap/penutup kepala, sarung tangan karet dan sepatu boot.

Mulia Donan Promosi 4 Obyek Wisata Yang Wajib Dikunjungi Kalau ke Manggarai Timur

Bupati Sumba Timur Drs Gidion Mbilijora, M.Si ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin (23/3/2020) mengatakan, terkait dengan APD dan peralatan dasar penangan covid sangat terbatas. Jika seandainya ada kasus positif Covid-19 pihaknya kewalahan sebab tidak ada peralatan itu secara memadai.

Meskipun demikian, kata Bupati Gidion pihaknya baru akan melakukan pengadaan terkait peralatan penganangan Covid-19 itu.

"Kita mesti pesan dulu, mudah-mudahan peralatan itu ada di pasaran soalnya sekarang sudah sangat langkah," ungkap Bupati Gidion.

Suasana Anggota Polsek Matawai La Pawu Sumba Timur Imbau Warga Cegah Covid-19

Bupati Gidion juga mengaku, dalam peraturan Menkes RSUD Umbu Rara Meha tidak ditetapkan menjadi rumah sakit rujukan Covid-19. Hanya di SK Gubernur baru RSUD tersebut ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan sehingga ini menjadi persoalan karena pihaknya harus menyediahkan peralatan untuk tangani virus corona itu.

"Sehingga dana untuk penangan virus ini kita ada ajukan pemberitahuan ke DPRD untuk pemanfaatan dari Dana tak Terduga. Kalau memang terpaksa nanti kita harus lakukan revisi APBD untuk penanganan ini,"jelas Bupati Gidion.

Terpisah Kadis Kesehatan Sumba Timur dr Chrisnawan Try Haryantana juga mengatakan, terkait APD dan peralatan dasar penangan Covid-19 sangat terbatas.

Terkait dengan berapa kebutuhan tambahan peralatan tersebut, kata dr Chrisnawan saat ini pihaknya lagi menyusun anggaran untuk pengadaan peralatan itu.

Ditanya terkait bagaimana upaya untuk mengsiasati kekurangan peralatan itu, kata dr Chrisnawan, upaya untuk pengadaan secepatnya bisa.

Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu juga kepada POS-KUPANG. COM mengaku terkait semua APD dan peralatan dasar penangan covid di RSUD Umbu Rara Meha sangat terbatas alias menipis. "Semua menipis,"tulis dr Lely di pesan WatsApp. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved