Corona Virus

Positif Corona, 2 Dokter asal Jawa Barat Meninggal Dunia, Ketua IDI Sebut Ada 3 Orang, Info

Meninggalnya perawat karena terinfeksi Covid-19 itu dibenarkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Senin, 16 Maret 2020 lalu saat konferens

Editor: Ferry Ndoen
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Ilustrasi: Simulasi penanganan pasien dalam status pengawasan virus corona di RSHS Bandung, Jumat (6/3/2020). 

POS KUPANG.COM--  Kabar duka datang dari dunia medis Indonesia. 

Dua dokter meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih.

Terbanyak per Hari Covid-19, Hari Kemarin, 793 Orang Meninggal karena Virus Corona di Italia INFO

"Iya betul itu, saya sudah konfirm ke kawan-kawan," ungkap Daeng saat dihubungi Tribunnews melalui sambungan telepon, Sabtu (21/3/2020) malam. 

Daeng menyebut informasi yang ia dapatkan, kedua dokter yang meninggal itu berasal dari Jawa Barat. 

“Satu di Bogor, satu di Bekasi,” ujarnya.

Berdasar informasi yang diterima Daeng, kedua dokter meninggal setelah mendapat rujukan.

“Meninggalnya di RSPAD (Gatot Soebroto), satu di RS Persahabatan,” imbuhnya.

Perubahan ini Dirasakan Kapten Persib Supardi Nasir Saat Virus Corona Mewabah, Info

Staf medis mengenakan pakaian pelindung berada di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Cremone, utara Italia, dalam video yang ditayangkan 5 Maret 2020. Italia saat ini menerapkan karantina dikarenakan merebaknya virus corona.
Staf medis mengenakan pakaian pelindung berada di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Cremone, utara Italia, dalam video yang ditayangkan 5 Maret 2020. Italia saat ini menerapkan karantina dikarenakan merebaknya virus corona. ((REUTERS/LA7 PIAZZAPULITA))

Keduanya dipastikan terkena virus corona.

“Iya (positif Covid-19),” ujarnya.

Sementara itu terkait jumlah pasti tenaga medis yang terinfeksi Covid-19, Daeng mengaku tidak memiliki data secara pasti.

Hal itu lantaran Kementerian Kesehatan (Kemkes) tidak memberikan data mengenai tenaga medis yang positif Covid-19 kepada IDI.

“Kalau perawat (yang meninggal dunia) sudah diumumkan, jadi data tidak disampaikan oleh yang menghimpun data, yaitu Kemenkes,” ungkapnya.

Wali Kota Kupang Bubarkan Warga yang Berkerumun di Bundaran Tirosa

ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia
ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia (Kompas.com)

Akibatnya, beragam informasi berbeda diterima Daeng.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved