Ternyata Kinerja Pegawai BBPP Kupang Tetap Terpantau Walau Working From Home

Kinerja para pegawai BBPP Kupang tetap terpantau walaupun Working From Home

Ternyata Kinerja Pegawai BBPP Kupang Tetap Terpantau Walau Working From Home
POS-KUPANG.COM/Dok BBPP Kupang
Teleconfrens Pegawai BBPP Kupang yang working From Home 

Kinerja para pegawai BBPP Kupang tetap terpantau walaupun Working From Home

POS-KUPANG.COM I NOELBAKI--Menindak lanjuti Surat Edaran Menteri PANRB Kementerian Pertanian ( Kementan) mulai tanggal 18 Maret 2020 menerapkan sistem bekerja dari rumah/Working From Home (WFH). Langkah ini dituangkan dalam Surat Edaran No. 1044/SE/KP.370/A/03/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan di Lingkungan Kementan dalam Rangka Pencegahan dan Perlindungan dari Wabah Penyakit virus corona ( Covid-19).

Pelaksanaan Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah bertujuan untuk massifnya penyebaran virus corona, sehingga perlu mengambil langkah preventif untuk memutus rantai penularan corona dan memprioritaskan kinerja ASN yang kerja dari rumah dan yang ada di kantor.

Sampah Terus Menumpuk di Bukit Cinta

"Jadi sekali lagi bukan diliburkan, tetapi bekerja dari rumah. Karena banyak yang menyalahartikan kerja di rumah berarti dia vacation atau libur," ujar Kasubbag Kepegawaian dan Rumah Tangga BBPP Kupang, sitti Aminah Daiman, SH, Sabtu (21/3).

Siti menegaskan, pegawai yang bekerja di rumah tidak diperbolehkan untuk meninggalkan tempat tinggalnya, kecuali untuk keperluan mendesak, serta seminimal mungkin melakukan kontak fisik dengan orang lain.

Pilkada 2020 - Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Bawaslu Saat Awasi Vertual

"Ini ada filosofinya, karena ASN memang harus tetap bekerja tetapi juga agar social distancing-nya tetap terjaga," imbuhnya.

Menurut Sitti Aminah Daiman, walau pegawai kerja di rumah atau Working From Home aktifitas kinerja pegawai dapat terpantau melalui pengisian aktifitas harian di epersonal dan juga melalui teleconference.

"Pelaksanaan teleconference tersebut dilakukan agar hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai tetap terukur dan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab", kata Sitti.

Sitti menambahkan bahwa pelaksanaan teleconference yang dilakukan dua kali setiap pukul 09.00 WITA, dan 14.00 WITA, dan pegawai wajib mengirim foto dan aktifitas serta output yang dilakukan dan capaiannya sebanyak 2 kali kirim yaitu antara rentan waktu 7.30 sd 10. Wita dan pada waktu 14.00 sd 15.30 Wita. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved