Perhatian! 5 Mitos Terkait Virus Corona COVID-19 Ini Sudah Tersebar Luas, Begini Fakta Sesungguhnya

Perhatian! 5 Mitos Terkait Virus Corona COVID-19 Ini Sudah Tersebar Luas, Begini Fakta Sesungguhnya

Editor: maria anitoda
(Shutterstock)
Perhatian! 5 Mitos Terkait Virus Corona COVID-19 Ini Sudah Tersebar Luas, Begini Fakta Sesungguhnya 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 6 Februari di The Journal of Hospital Infection. Sebuah studi terdahulu menemukan bahwa Covid-19 yang terkait ini dapat bertahan di permukaan seperti logam, kaca atau plastik selama sembilan hari.

Namun, permukaan yang ada dalam kemasan tidak ideal untuk virus untuk bertahan hidup.

Menurut dr. Amesh A. Adalja, Senior Scholar, Johns Hopkins Center for Health Security, yang berbicara dengan situs saudara Live Science, Tom's Hardware.

Agar virus dapat tetap hidup, diperlukan kombinasi kondisi lingkungan tertentu seperti suhu, kurangnya paparan UV dan kelembapan kombinasi yang tidak akan kita dapatkan dalam paket pengiriman. 

Baca juga berita lainnya:

Mewabahnya virus corona membuat masyarakat panik dan mulai waspada.

Terlebih lagi tentang media penularan virus mematikan asal Wuhan China ini yang simpang siur. 

Terbaru, virus corona dikabarkan bisa menular melalui uang kertas. 

Lantas, bisakah uang kertas bisa jadi media penularan virus corona?

Lihat penjelasan dari badan kesehatan dunia atau WHO. 

Dilansir dari Euronews, Senin (16/3/2020), para ahli mengatakan kalau kecil kemungkinan virus corona bisa menyebar lewat uang kertas yang berpindah tangan saat transaksi.

Meski di sisi lain, ada beberapa laporan yang menyebut penggunaan uang kertas memiliki risiko jadi media penyebaran wabah.

"Kami tidak tahu berapa lama virus ini bertahan lama pada uang kertas. Virus tidak akan lama bertahan di permukaan, terutama di permukaan yang kering seperti uang kertas," kata Stephanie Brickman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada Februari lalu, pemerintah China dilaporkan menginstruksikan bank-bank untuk melakukan sterilisasi uang kertas sebelum dikeluarkan untuk mencegah penyebaran corona.

Di Iran, pemerintah mendorong masyarakat untuk menghindari penggunaan uang kertas dan membayar transaksis secara nontunai.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved