Cegah Penyebaran Virus Corona, UN SMA di NTT Ditunda
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT menunda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi SMA/ MA /SMTK dam SMAK.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
"Kita minta masyarakat NTT bisa menjaga diri dengan menghindari pertemuan banyak atau kerumunan banyak orang," katanya.
Sekda NTT, Ir.Ben Polo Maing mengatakan, mulai 20 Maret 2020 semua sekolah akan diliburkan. "Instruksi bapak Gubernur NTT sudah ada," kata Ben.
Dia mengakui, libur sekolah akan dimulai pada 20 Maret 2020.
"Pemprov NTT akan kirim instkuksi ke semua bupati , Walikota Kupang dan semua lembaga pendidikan atau satuan lendidikan mulai dari PAUD sampai SMA/SMK untuk meliburkan siswa," katanya.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, DR. Jelamu Ardu Marius, M.Si mengakui, pemerintah NTT akan meliburkan sekolah di NTT. Rencana meliburkan sekolah selama kurang lebih 14 hari itu akan dimulai tanggal 20 Maret hingga 4 April 2020.
"Jadi untuk anak-anak sekolah kita akan liburkan mulai dari tingkat PAUD /TK,SD hingga SMA/SMK selama 14 hari. Ini untuk mencegah atau menghindari pertemuan banyak orang," kata Marius.
Dijelaskan, kebijakan meliburkan sekolah perlu dilakukan saat ini agar mencegah dan mengantisipasi penyebaran Virus Corona /Covid -19.
• Sebar Berita Hoax Pasar Ditutup, Elty Diamankan Polres TTS
• Forum Pembauran Kebangsaan Gelar Konferensi Pers, Simak 7 Poin yang Dihasilkan
"Walaupun pasien yang kategori orang dalam pemantauan (ODP), namun upaya pencegahan tetap perlu dilakukan," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)