Pentabhisan Uskup Ruteng
Peserta Pentabhisan Uskup Ruteng Harus Terbatas, Ini Penjelasan Gubernur NTT Viktor Laiskodat
Peserta Pentabhisan Uskup Ruteng harus terbatas, ini penjelasan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Peserta Pentabhisan Uskup Ruteng harus terbatas, ini penjelasan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, Pentabhisan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr dengan peserta terbatas.
Viktor menyampaikan hal ini, Kamis (19/3/2020). Menurut Viktor, pelaksanaan Pentabhisan Uskup Ruteng walaupun tetap jalan, hanya saja harus terbatas.
• Bupati Belu Willy Lay Jamin Daging Babi di Pasar Layak Dikonsumsi
"Saya minta agar pesertanya terbatas," kata Viktor.
Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si mengatakan, Pentabhisan Uskup Ruteng yang semulanya direncanakan dihadiri 6000-7000 orang saat ini sudah dikurangi hanya sekitar 1000 orang saja.
"Kehadiran umat juga duduk agar renggang atau berjauhan. Bahkan sebelum masuk semua orang diperiksa menggunakan Thermo Gun serta dan mencuci tangan," kata Marius.
• Antisipasi Covid-19, Tiga Rumah Sakit di Sumba Timur Akan Siapkan 9 Ruangan
Dia mengharapkan masyarakat bisa mengikuti protokol dan arahan pemerintah dengan tujuan agar mengantisipasi penyebaran Covid-19.
"Mari kita semua saling menjaga agar kita bisa terhindar dari virus ini. Jika tidak ada kepentingan mendesak, diharapkan tetap berdiam diri di rumah saja," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)