Poltekkes Kemenkes Kupang Bangun Dialog Dengan Gubernur NTT Tentang Stunting dan Kelor

Mengapa anak-anak stunting? Itu berangkat dari ketidakmampuan mengolah makanan lokal dengan baik

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/INTAN NUKA
Gubernur NTT menerima cendera mata dari Poltekkes Kemenkes Kupang 

“Kita bisa kerjasama ke depan, dimajukan saja, nanti kita lihat penelitiannya macam apa yang bisa kita biayai untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga membahas tentang desain bagi rumah tidak layak huni yang akan disinergikan dengan dana desa, APBD Kabupaten/Kota/Provinsi, dan APBN. “Setiap desa tanggung jawabnya 10 rumah dengan sanitasi yang disiapkan dengan baik,” tambahnya.

Gubernur Viktor pun akan menambahkan jumlah biaya beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu namun dengan catatan.

“Tapi semua yang terima itu menuju ke desa,” pinta Gubernur Viktor yang disambut dengan tepuk tangan meriah para peserta.

Jessica Iskandar Bakal Dinikahi Richard Kyle, Paranormal Mbak You Berikan Peringatan ini

Wagub NTT Minta Jangan Panik, 6 Pelajar Sikka Negatif Corona

Hal lain yang juga dibicarakan oleh Gubernur Viktor ialah mengenai rusunawa bagi mahasiswa Poltekkes dan meminta agar proposal disiapkan sehingga bisa diberikan kepada menteri. Ia juga turut berbicara tentang pariwisata di NTT.

Usai berdialog, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mendapatkan sertifikat dan cendera mata dari Poltekkes Kemenkes Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM INTAN NUKA)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved