Frater Polikarpus Bangga Enam Siswa Smater Kembali dari Jepang
Di tengah ancaman virus corona, enam siswi SMAK Frateran ( Smater) Maumere menjalani program pertukaran pelajar
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM| MAUMERE — Di tengah ancaman virus corona yang mewabah ke berbagai negara di dunia, enam siswi SMAK Frateran ( Smater) Maumere menjalani program pertukaran pelajar di Jepang berhasil pulang ke Maumere dengan sehat dan bebas vrius corona.
“Saya bangga dengan anak-anak saya. Mereka telah mengharumkan nama Smater dan Sikka di Jepang selama enam bulan. Mereka berada di sana untuk menjalani pertukaran pelajar. Saya bersyukur dan sangat bangga karena mereka kembali ke Smater dengan selamat, sehat, dan bebas dari virus,” kata Ketua Yayasan Pusat Mardi Wiyata Malang, Frater M.Polikarpus, BHK, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (13/3/2020).
• Enam Siswa Asal Sikka dari Jepang - Wagub NTT Minta Warga Sikka Jangan Panik
Keenam siswi ini berangkat ke Jepang pada bulan Agustus 2019 ketika Frater Polikarpus masih menjabat Kepala Smater.
Biarawati asal Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka mengimbau publik tidak berlebihan menilai keenam siswi Smater, karena bisa berdampak negatif terhadap psikologi mereka.
• Enam Siswi Smater Maumere Dalam Status Pemantauan
Menurut Frater Polikarpus, ketika telah selesai program pertukaran pelajar di Jepang dan harus kembali ke tanah air, mereka telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Bandara Internasional Jepang. Ketika tiba di Jakarta di-screening lagi,begitu pula setibanya di Bandara Frans Seda Maumere di-screening lagi. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo’a).