Peringatan Hari Perempuan Internasional, Vivi Lay Minta Jaga Kodrat Perempuan

Ketua TP-PKK Kabupaten Belu, Ny.Lidwina Viviawaty Ng Lay meminta masyarakat Belu, khususnya laki-laki agar menjaga dan menghormati kod

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KONFERENSI PERS--Ketua TP-PKK Kabupaten Belu, Ny.Lidwina Viviawaty Ng Lay (kedua dari kanan) memberikan keterangan pers terkait Hari Perempuan Internasional 2020, di Kantor FPPA-SSps Atambua, Sabtu (7/3/2020) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Ketua TP-PKK Kabupaten Belu, Ny.Lidwina Viviawaty Ng Lay meminta masyarakat Belu, khususnya laki-laki agar menjaga dan menghormati kodrat perempuan. Kodrat perempuan seperti mengandung, melahirkan dan menyusui perlu dihormati karena ketiga hal ini tidak bisa dipindahtangankan kepada laki-laki.

Tindakan kongkret dalam menjaga kodrat perempuan antara lain, tidak melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan serta menjaga kesetaraan gender.

Kepada perempuan di Belu diharapkan menjaga kehormatannya dan terus berusaha dan berjuang agar perempuan bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Belu.

Vivi Lay mengatakan hal itu kepada wartawan saat acara misa syukur memperingati Hari Perempuan Internasional 2020, di Kantor FPPA– SSpS Biara Provinsi SSpS Timor, Atambua, Sabtu (7/3/2020) malam.

Vivi Lay yang juga Bunda PAUD Kabupaten Belu ini mengharapkan kepada perempuan Belu agar tetap menjaga kodratnya sebagai perempuan dan juga tetap berusaha memberikan kontribusi dalam menghidupi keluarga.

Vivi Lay mengaku, sosialisasi konseling kepada perempuan di Kabupaten Belu terus dilakukan selama ini bahkan melibatkan remaja putri dalam memberikan pencerahan kepada masyarat untuk hentikan kekerasan terhadap perempuan.

Hasil sosialisasi dan konseling dimaksud dinilai cukup efektif. Buktinya, data kasus kekerasan terhadap perempuan sejak tahun 2017, 2018 dan 2019 tidak bergerak naik.

"Kalau soal masalah kekerasan terhadap perempuan, puji Tuhan tidak naik. Sudah ada kesadaran masyarakat bahwa mereka tahu ke tempat mana mereka mengadu kalau ada masalah atau kasus KDRT sehingga tahun 2017, 2018, 2019 kasus ini memang tidak turun tapi tetap", pinta Vivi Lay yang pernah mendapat penghargaan Bunda PAUD Prestasi dari Mendikbud RI.

Di moment Hari Perempuan Internasional ini, Vivi Lay memberikan apresiasi kepada perempuan atau ibu-ibu Kabupaten Belu yang telah meneruskan warisan budaya nenek moyang yakni menenun. Hasil karya ibu-ibu Belu berupa kain tenun sudah terkenal sampai tingkat internasional.

Misa syukur dengan tema "Saya Generasi Kesetaraan Mewujudkan Hak-hak Perempuan" ini dihadiri
Ketua FPPA atambua,Suster Sisilia,SSPS, Kejari Belu, Alfons Leo Mau, Ketua TP.PKK Kabupaten Belu, Ny.Lidwina Viviawaty Ng.Lay, Romo Hermin, anggota/jajaran FPPA Atambua, para suster SSPS, anggota Kodim 1605 Belu dan tokoh masyarakat. (jen).

KONFERENSI PERS--Ketua TP-PKK Kabupaten Belu,  Ny.Lidwina Viviawaty Ng Lay (kedua dari kanan) memberikan keterangan pers terkait Hari Perempuan Internasional 2020, di Kantor FPPA-SSps Atambua, Sabtu (7/3/2020)
KONFERENSI PERS--Ketua TP-PKK Kabupaten Belu, Ny.Lidwina Viviawaty Ng Lay (kedua dari kanan) memberikan keterangan pers terkait Hari Perempuan Internasional 2020, di Kantor FPPA-SSps Atambua, Sabtu (7/3/2020) (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved