Selasa, 28 April 2026

Dinas Pertanian Nagekeo Adakan Pelatihan Ini di Anakoli

terdapat 50 Hektar kebun Mente di Desa Anakoli sementara 2020 ini diusulkan penambahan 30 hektar.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Peserta pelatihan pose bersama usai pelatihan di Desa Anakoli Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo, Jumat (6/3/2020). 

Dinas Pertanian Nagekeo Adakan Pelatihan Ini di Anakoli

POS-KUPANG.COM | MBAY --Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo mengadakan pelatihan penanganan pasca panen dan pengolahan hasil tanaman perkebunan.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di Desa Anakoli Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo, Jumat (6/3/2020).

Camat Wolowae Gerarldus M. Koro, S.Sos pada pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini harus di respon baik oleh masyarakat.

Pria yang akrab disapa Geri ini memotivasi sejumlah peserta agar semangat dan tekun mengikuti pelatihan. Sehingga bisa memperoleh bekal saat pulang ke rumah masing-masing.

"Mama-mama difasilitasi menjadi kreatif mengelola pangan. Pangan kalau mama-mama olah kreatif selain bisa di konsumsi oleh keluarga, juga bisa bernilai ekonomis," ungkap Geri.

Sementara itu Kepala Desa, Anakoli, Yoseph Laka Rani, mengatakan pariwisata di Anakoli menjanjikan. Sehingga tempat wisata bisa mendapatkan penghasilan dari sana misalnya dengan menjual olahan pangan.

"Kita di desa belum ada oleh-oleh khas untuk para pengunjung," ujarnya.

Menurut yoseph, bahwa setiap hari Minggu kunjungan di kawasan Wisata Kotajogo ramai. Tetapi pengunjung membawa makanan sendiri.

"Saya dukung pelatihan hari ini biar Anakoli jadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan," ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Wolowae, Martinus Lowe, mengatakan pelatihan kali ini fokus ke pangan Jambu Mente.

Martinus mengaku, terdapat 50 Hektar kebun Mente di Desa Anakoli sementara 2020 ini diusulkan penambahan 30 hektar.

Ia juga mengatakan masalah ternak adalah masalah klasik pertanian Wolowae.

Ia meminta ada ranch ternak agar mendukung pertanian dan pariwisata di Desa Anakoli.

Sementara itu, Kepala Seksi Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Arnoldus Oswaldus Mawo, SP mengatakan bahwa kegiatan ini fokus pada destinasi wisata Pantai Kotajogo.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved