Public Service Pos Kupang

Dinas PUPR Hanya Habis Diukur Tanpa Realisasi, Ini Penjelasan Lurah Oepura

Baca Public Service Pos Kupang, Dinas PUPR hanya habis diukur tanpa realisasi, ini penjelasan Lurah Oepura

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Kondisi jalan Pondok Sawah RT 07, RW 03, Kelurahan oepura, Kecamatan Maulafa yang sudah mengalami rusak parah. Gambar diambil pertengahan Februari lalu. 

Baca Public Service Pos Kupang, Dinas PUPR hanya habis diukur tanpa realisasi, ini penjelasan Lurah Oepura

POS-KUPANG.COM - Petugas Dinas PUPR hanya melakukan pengukuran jalan tetapi tidak ada realisasi pengerjaan hotmix di jalan Pondok Sawah RT 07, RW 03, Kelurahan oepura, Kecamatan Maulafa.

Lokasi jalan di pondok sawah tersebut, dahulu sudah dibuatkan lapisan penetarasi (lapen) aspal biasa dan tinggal menunggu ditingkatkan menjadi hotmix. Penantian untuk meningkatkan kualitas jalan Lapen menjadi hotmix Sejak tahun 2017, 2018 dan 2019 sudah pernah diusulkan di musrembang.

Lulusan Cum Laude STKIP Nusa Bunga Floresta Ini Menangis Saat Acara Wisuda di Nagekeo

Bahkan, pada bulan April 2019 lalu, Dinas PUPR pernah datang mengukur lokasi di jalan pondok sawah. Katanya akan dibuatkan hotmix tetapi kenyataannnya hanya habis diukur dan tidak ada realisasi.

Pihak RT juga sudah menyampaikan pengeluhan warga yang bermukim di pondok sawah kepada pemerintah di tingkat kelurahan. Hal ini telah diusulkan di musrenbang setiap tahun.

Ke depan, apabila ada warga yang mengeluh tentang kondisi jalan tersebut maka biar langsung diberitahu kepada lurah. Sebab, kondisi tersebut sudah disampaikan pada saat musrembang maupun kepada lurah-lurah sebelumnya tetapi dari pihak pemerintah Kota tidak ada realisasi.

Terima kasih

Charles Sakarias
Ketua RT 07, RW O3, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa

Tanggapan

17 Tahun Tidak Pernah Diperbaiki

Terkait fasilitas jalan di RT 7, pondok Sawah memang sudah rusak. Akan tetapi, setiap tahun yang memberikan usulan itu bukan hanya di RT 7 ( Pondok Sawah) saja melainkan semua warga di Kelurahan Oepura juga mengusulkan.

Dari Era Pembajakan sampai Youtube

Sampai-sampai, kemarin saat pra-musrembang, ada warga yang mengatakan lokasi jalan di kediaman mereka sudah 9 sampai 17 tahun tidak diperbaiki.

Di dalam musrembang itu pihaknya hanya sebatas memberikan usulan. Sedangkan mekanisme penentuannya berada di tingkat atas sesuai dengan anggaran yang ada dan hasil dari musrembang ini tidak pasti terjawab.

Beruntung, yang pasti akan direalisasikan karena tahun ini ada dana dari kelurahan untuk peningkatan infrastruktur di Kelurahan Oepura dan 3 titik lokasi sudah peningkatan infrastruktur telah ditentukan.

Tiga titik lokasi peningkatan infrastruktur untuk yang diambil dari alokasi dana kelurahan yaitu di RT 31 di belakang Gereja Sesawi, di Kantor Diklat yang berbatasan dengan Belo dan RT 24 yang notabene jalan masih tanah yang perlu diberi lapisan penetrasi (lapen) aspal biasa.

Sebagai pemerintah, kami hanya bisa menyampaikan bahwa pembangunan di kelurahan itu kita semua harus menanti kapan akan direalisasikan. (cr3)

Nehi Sunbanu..S.Sos
Lurah Oepura

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved