Bupati Niga Dapawole Melaunching PMT di Lamboya

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole melaunching program Pemberian Makanan Tambahan ( PMT) untuk ibu hamil, ibu menyusui

ISTIMEWA
Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole menyuapi makanan tambahan kepada balita di Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya, Sabtu (29/2/2020). 

POS-KUPANG.COM | LAMBOYA - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole melaunching program Pemberian Makanan Tambahan ( PMT) untuk ibu hamil, ibu menyusui, bayi/balita, anak PAUD, TK dan SD sebagai upaya pencegahan stunting di Kantor Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya, Sabtu, (29/2/2020).

Dalam rilis yang dikirim Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sumba Barat, Ridho Samani kepada Pos Kupang.Com, Minggu (1/3/2020), Bupati Niga Dapawole berharap dengan dilaunchingnya PMT ini, dapat memastikan masyarakat di desa bisa segera menyesuaikan sistem layanan yang selama ini dijalankan. Dia mengingatkan setiap stakeholders harus mengedepankan kepentingan terbaik anak.

Razia Hiburan Malam, Satres Narkoba Polres Sumba Timur Temukan Pengunjung Positif Narkoba

"Kita harus bersyukur dan berbangga karena Desa Kabukarudi terpilih sebagai desa model bagi Tim Penggerak PKK Provinsi NTT,"kata Niga Dapawole.

Pemerintah, katanya, telah menyediakan bantuan PMT ini dengan mengeluarkan dana yang tidak sedikit jumlahnya. Oleh karena itu, semua pihak harus mendukung program pemerintah sehingga anak-anak juga dapat terselamatkan dari stunting. Dan, apabila program ini sukses, maka selanjutnya akan berkembang ke desa-desa lain di Kabupaten Sumba Barat.

Bupati Don Resmikan Perpustakaan Taman Bacaan Pelangi di Danga, Simak Liputannya!

Pada kesempatan itu, Bupati Niga Dapawole mengatakan, dirinya sangat mengagumi sosok seorang perempuan karena menurutnya perempuan lebih kuat dan tangguh dari laki-laki, karena perempuan terbentuk dari bahan baku yaitu tulang rusuk laki-laki. Perempuan dapat melakukan lebih dari satu pekerjaan rumah secara bersamaan dalam satu hari.

"Mama-mama melakukan hal yang tidak bisa dilakukan laki-laki. Mengurus suami, anak dan rumah dalam waktu yang bersamaan," ujar Niga Dapawole.

Niga Dapawole menegaskan, pemerintah desa dan Puskesmas harus mempunyai data yang sama. "Kepala Desa dan Dusun harus tahu jumlah ibu hamil yang kemudian dilaporkan pada Dinas Kesehatan, karena pencegahan stunting dilakukan sejak anak di dalam kandungan," tegas Niga Dapawole.

Kepala Desa Kabukarudi pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumba Barat yang sudah bersedia memberikan arahan kepada masyarakat Desa Kabukarudi tentang pentingnya Pemberian Makanan Tambahan.

Kades melaporkan bahwa program PMT ini dilakukan setiap hari di Kantor Desa Kabukarudi, dana untuk program ini senilai Rp105 juta untuk satu bulan berjalan.

Selanjutnya Bupati Niga Dapawole memberikan suapan pertama kepada bayi, anak Paud, ibu hamil dan ibu menyusui. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian PMT oleh kader.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Lamboya, Kapolsek Lamboya, Kepala Desa Kabukarudi, Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat, tokoh masyarakat, Ibrahim Kedujawa, Kepala Puskesmas, para Kader Posyandu dan masyarakat Desa Kabukarudi. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved