Bupati Belu, Willybrodus Lay Minta PPK Jaga Kesehatan selama Pilkada

tidak memaksa diri untuk bekerja. Selanjutnya dilaporkan kepada KPU dan Bawaslu agar menjadi pertimbangan bersama

POS KUPANG/TENI JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H didampingi Ketua KPU foto bersama dengan PPK usai dilantik di Hotel Nusantara II Atambua, Sabtu (29/2/2020).jen). 

Bupati Belu, Willybrodus Lay Minta PPK Jaga Kesehatan selama Pilkada

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H meminta seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar selalu memperhatikan kesehatan selama penyelenggaraan pilkada.

Apabila dalam kondisi sakit diharapkan tidak memaksa diri untuk bekerja. Selanjutnya dilaporkan kepada KPU dan Bawaslu agar menjadi pertimbangan bersama demi keselamatan PPK.

Bupati Willy Lay tidak mengharapkan, kejadian PPK sakit bahkan meninggal dunia saat menyelenggarakan pemilu serentak 2019 lalu terulang kembali dalam pilkada Belu tahun 2020.

"Kami minta kepada penyelenggara agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat drop tidak memaksakan diri bekerja. Jika sakit
bisa beritahukan kepada KPU dan Bawaslu agar dapat memperhatikan kondisi tersebut dengan tujuan agar tragedi penyelenggara yang sakit bahkan meninggal dunia pada pemilu 2019 tidak terjadi lagi dalam pilkada Belu 2020," pesan Bupati Willy Lay dalam sambutannya, saat acara pelantikan 60 anggota PPK se-Kabupaten Belu, di Hotel Nusantara II Atambua, Sabtu (29/2/2020).

Willy Lay mengatakan, PPK yang sudah diambil sumpah dan dilantik saat itu merupakan orang-orang pilihan yang siap menjadi penyelengara pemilu di tingkat kecamatan. Sebagai penyelenggara, PPK diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi kesuksesan Pilkada Belu.

"Semua PPK yang telah terpilih dan mendapatkan kepercayaan agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai regulasi agar dapat menggelar pemilu dengan baik, lancar, transparan dan demokratis," pinta Bupati Willy Lay.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Belu, Mikael Nahak mengatakan, jumlah PPK se-Kabupaten Belu sebanyak 60 orang. Ia berharap PPK yang terpilih dan sudah dilantik harus bertanggungjawab kepada negara dan masyarakat dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan pilkada.

Diharapkan kepada semua PPK agar bersinergi dengan pemerintah kecamatan untuk melaksanakan pemilu dengan baik sesuai regulasi.

"Semua PPK harus bersinergi dengan pemerintah kecamatan agar bersama-sama melaksanakan pemilu dengan lancar, serta semua PPK wajib memahami regulasi pemilu termasuk hal yang boleh dan tidak boleh sesuai ketentuan," tambah Mikael.

Ada Dua Peringatan Dini Soal Prediksi Cuaca Di NTT Hari Ini, Yuk Simak Penjelasannya!

Gubernur NTT Apresiasi Bupati Sumba Tengah, Lakukan Banyak Inovasi

Ketua DWP Sumtim Jadi Ketua Komisi B Saat Musprov IV DWP NTT

Acara pelantikan PPK Kabupaten Belu bernuansa budaya. Semua PPK yang dilantik mengenakan busana adat Belu. Undangan yang hadir diantaranya, Dandim 1605/Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho, Kasie Intel Kejari Belu, Jhon Purba, Komisioner KPU, para camat, Pimpinan Cabang BRI Atambua, Stefanus Juarto.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved