OMK Utusan 6 Paroki di Dekenat Sumba Timur Ikut Sosialisasi Dokumen Paus Fransiskus

Ratusan OMK utusan 6 paroki di dekenat Sumba Timur ikut Sosialisasi dokumen Paus Fransiskus

ISTIMEWA
Para anggota OMK sedang mengikuti sosialisaso dokumen Paus Fransiskus 

Ratusan OMK utusan 6 paroki di dekenat Sumba Timur ikut Sosialisasi dokumen Paus Fransiskus

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU - Pihak Keuskupan Weetabula di Sumba Barat Daya mengsosialisasikan dokumen Paus Fransiskus yang berjudul 'Christus Vivit' kepada ratusan Orang Muda Katolik ( OMK) dari 6 Paroki di Dekenat Sumba Timur.

Sosialisasi itu berlangsung dalam kegiatan Seminar Orang Muda Katolik yang berlangsung di Aula OMK Paroki Sang Penebus Wara Waingapu, Kamis (27/2/2020) yang dimulai dari pukul 15.00-22.00 Wita.

Toreh Sejarah, Merciana Djone Jadi Perempuan Pertama NTT Jabat Kakanwil Kemenkumham NTT

Kegiatan itu dibuka dgn lagu Theme Song SYD III dikombinasi dengann gerak kreatifitas OMK Wara. Peserta yang hadir adalah orang-orang muda Katolik utusan dari 6 paroki di Dekenat Sumba Timur Paroki Ngallu, Melolo, Nggongi, Kambajawa, Lewa dan paroki Wara sebagai tuan rumah yang berjumlah sebanyak 113 orang.

Adapun pembicaranya yakni Pater Wilhelmus Ngongo Pala, CSsR dengan memaparkan materi Dokumen Christus Vivit dan Orang muda dan diskresi Panggilan. Selain itu Pater Laurensius Lengari, CSsR yang memaparkan tentang dokumen Christua Vivit.

Kedelai Harus Mulai Ditanam di Rigi Nagekeo

Moderator OMK paroki Sang Penebus Wara Waingapu, Pater Yusuf Freinademetz H. Uran, CSsR kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (28/2/2020) mengatakan, kegiatan seminar Orang Muda Katolik untuk mensosialisasikan dokumen Paus Fransiskus yang berjudul 'Christus Vivit'. Dalam dokumen ini paus berbicara secara khusus tentang keterlibatan orang muda dalam gereja.

Selain itu Paus juga menekankan bahwa pastoral saat ini adalah pastoral dengan orang muda, bukan lagi pastoral untuk orang muda. Paus juga menekankan orang muda itu bukan lagi penonton tetapi sekarang adalah pelaku pastoral itu sendiri karena orang muda bukan hanya masa depan gereja tapi org muda juga adalah masa sekarang gereja.

Dikatakan Pater Freinademetz, tujuan dari sosialsasi itu dalam rangka Sumba Youth Day III (SYD III) Komisi Kepemudaan Keuskupan Weetebula menaosialisasikan dokumen ini sebagai salah satu kegiatan pra SYD III.

Selain itu, Tahun ini keuskupan Weetebula mengkhususkan sebagai tahun orang muda. Keuskupan mau mengajak orang muda untuk terlibat aktif dalam pastoral dan perkembangan gereja, supaya orang muda menyadari kemudaan mereka sebagai berkat bagi gereja dan menjadi contoh bagi banyak orang.

Pater Freinademetz juga mengatakan, melalui kegiatan sosialisasi ini dengan harapannya adalah orang muda mampu menjadi penggerak gereja dimana ia berada. Peduli dengan alam dan sesamanya dan tidak merasa putus asa dalam menghadapi tantangan-tantangan milenial melainkan tetap optimis untuk menjadi murid-murud Kristus di jaman sekarang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved