Ibu RT Korupsi

Ibu Rumah Tangga Tersangka Dana Desa di Sikka Hadapi Ancaman Pasal Berlapis

Maria Goreti Lili Suryani Nona Ros alias Nona Ros, ditahan selama 20 hari terhitung mulai Kamis (27/2/2020) sampai 15 Maret 2020.

Ibu Rumah Tangga Tersangka  Dana  Desa di  Sikka  Hadapi Ancaman Pasal Berlapis
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Kasi Pidsus Kejari Maumere, Jermias Pena, S.H. 

Ibu   Rumah Tangga Tersangka  Dana  Desa di  Sikka  Hadapi Ancaman Pasal Berlapis 

POS-KUPANG.COM|MAUMERE---- Kepala  Seksi  Pidana  Khusus (Pidsus)  Kejaksaan Negri  Maumere,  Jermias  Penna, S.H, mengatakan   tersangka   dugaan  korupsi  dana  Desa Kowa,  Maria  Goreti Lili  Suryani  Nona Ros alias Nona Ros,  ditahan  selama  20  hari  terhitung  mulai Kamis   (27/2/2020) sampai  15 Maret  2020.

“Satu sampai dua minggu mendatang kami segera  bawa tersangka  ke    Pengadilan  Tipikor    Kupang,” kata   Jermias  Penna,  mewakili  Kepala  Kejaksaan Negeri Maumere,  Azman Tanjung, S.H, kepada   pos-kupang.com, Kamis  siang di Maumere.

Selama   masa 20 hari ini, kata   Jermias Penna, tim jaksa  akan menyiapkan  dakwa  kepada tersangka.   Ia   menegaskan,dakwaan n  kepada  tersangka  akan  lebih tinbggi dibanding dengan Kades  Dobo,  Paulus  Beni dituntut  2,6  tahun  penjara dan divonis   hakim  2,3   tahun.

Dijelaskannya,pelaku dijerat  ketentuan  pasal 2  ayat (1) Jo pasal  18  UU Nomor 31   tahun  1999 sebagaimana diubah  dengan  UU Nomor 20  tahun  2001 tentang Pemberantasan  Tindak Pidana Korupsi  Jo pasal  64 (1) KUHP  Subsidair  pasal 3  Jo Pasal    18   UU Nomor 31  tahun  1999 sebagaimana  diubah dengan   UU Nomor  20   tahun 2001    tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal  64 ayat (1) KUHP.   

“Modus  dugaan  korupsi ini seperti  keterangan tersangka  dan  juga yang tertuang di dalam BAP. Awalnya ada kebutuhan rumah  tangga, ia   mengambil uang milik  desa  yang dipeganganya dibelanjakan.  Tersangka  berharap akan menutup  dari  honornya,”  kata Jermias Penna.

Pengambilan uang  itu semakin lama semakin besar, sampai  ia  tak bisa tahu berapa kali dan jumlahnya  hingga  menjadi  temuan  Inspektorat   Sikka  melakukan  audit.

“Terus-menerus selama dua  tahun  uang itu  diambil sampai  dia  tidak  ingat lagi.  Total  temuannya Rp  588  juta lebih.  Tersangka diberi waktu  60 hari kembalikan  uang, tidak  bisa  dilakukan sama sekali,” kata Jermias.

GEGER Foto Mesum Pak Kades dan Sekdes di Rote Ndao Berpelukan Tanpa Busana, Beredar di Grup WhatsApp

Antonius Mengaku Tidak Ada Buly Di Asrama Syuradikara

Seperti  diberitakan,  ibu  rumah tanggal di  Kabupaten Sikka,  Pulau Flores, Nona  Ros  diduga  selewengkan dana  Desa Kowa, Kecamatan  Mego,   Rp 588.368.455  yang bersumber  dari    APBN  tahun  2016 dan  2017.  (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Euginius  Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved