Ini Yang Diterapkan BSB Maumere, Pasca Siswa Jadi Korban ‘Makan’ Feses

Pengelola Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere, Pulau Flores, tak hanya mengeluarkan dua siswa

Ini  Yang  Diterapkan  BSB  Maumere, Pasca Siswa Jadi Korban ‘Makan’  Feses
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Praeses BSB, RD. Adeodatus Duu memberikan keterangan kepada wartawan Rabu ( (26/2/2020) siang di BSB, Jalan Kimanng Buleng, Kota Maumere, Pulau Flores. 

Ini  Yang  Diterapkan  BSB  Maumere, Pasca Siswa Jadi Korban ‘Makan’  Feses

POS-KUPANG.COM | MAUMERE---Pengelola  Seminari Bunda  Segala  Bangsa  (BSB) Maumere,  Pulau  Flores,  tak  hanya mengeluarkan  dua   siswa Kelas   XII   yang diketahui  ‘memberi  makan’ feses kepada  adik  kelas siswa  Kelas  VII.  

Praeses Seminari   BSB,  RD.Adeodatus  Duu, menegaskan semua   siswa   SMA  yang selama ini membantu   pada setiap ruang kelas  di  SMP  dikembalikan  ke ruangnya  masing-masing.

“Pada setiap  ruang  kelas  VII,   VIII, dan  IX juga  ditulis  pada   pintu ruang  kelas  melarang siswa   SMA  masuk. Kemudian pembagian lingkungan sebelah  bawah  untuk  SMP  dan sebelah atas untuk SMA.  Ini yang sedang berjalan,” kata   RD.Adeodatus   Duu, kepada  wartawan  Rabu ((26/2/2020)  siang di  Maumere .

RD. Adeodatus  Duu  mengatakan   kasus  ini  menjadi  bahan  pelajaran  penting bagi  sekolah.

“Kelemahan  dan  keterbatasan  kami  karena  kami, karena itu  kami  akan  maksimalkan  para romo  dan frater  untuk  selalu  hadir  bersama  anak-anak,” kata    RD  Adeodatus.

Perumahan kedua  siswa  Kelas XII,  kata  RD. Adeodatus  atas permintaan  orangtua murid.  Namun  keduanya  diberikan kesempatan mengikuti  UN, UAS dan  tray  out.

Tentang  kehadiran Komisi III  DPRD  Sikka, Rabu  siang,   RD.Adeodatus mengatakan,  kedatangan  mereka  meminta  klarifikasi yang benar dari  ditulis di media  sosial.

“Karena  itu   DPRD  ingin  mendengar langsung kejadian yang sebenarnya. Penjelasannya juga  kami buat  dengan  rilis yang  sudah kami sebarkan,” imbuh   RD.Adeodatus   Duu.

Seperti  diberitakan   77  siswa  kelas VII   BSB  Maumere  ‘diberikan  makan’ oleh kakak  kelasnya, Rabu   (19/2/2020). Kejadian  ini bermula  ketika  kakak   kelas   XII  bertugas  menjaga kebersihan  menemukan  kantung kresek  berisi  feses di  bawah  lemari.

RD Adeodatus  Duu  membantah para siswa  diberi  makan  feses. Kejadian sebenarnya kata  RD. Adeodatus Duu, kakak kelas  ambil senduk   taruh  feses  lalu ancam ke mulut siswa kelas  VII.

Lima Keuntungan Bagi Pelanggan Setia Informa, Diintip Yuk

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming MNCTV PSM vs Shan United FC di Piala AFC, Skor Sementara 1-0

Dana Desa Untuk TTS Mencapai 292 Miliar, Naik 5 Miliar Dari Tahun Sebelumnya

Ia  melanjutkan, kalau kamu tidak  mengakui siapa  yang punya kotoran  akan  disentuh  dengan  kotoran.  Ini  berdasarkan pengakuan   dari anak-anak dan  bapak asrama  yang  telah mengecek anak-anak.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius  Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved