Di Nagekeo Kampung Pajoreja Menuju Digitalisasi Eco Tourism

Di Kabupaten Nagekeo, Kampung Pajoreja kini siap menuju digitalisasi eco tourism

Di Nagekeo Kampung Pajoreja Menuju Digitalisasi Eco Tourism
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana Kampung Pajoreja di Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Senin (24/2/2020). 

POS-KUPANG.COM | MBAY - Di Kabupaten Nagekeo, Kampung Pajoreja kini siap menuju digitalisasi eco tourism. Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengingatkan para kepala desa agar memiliki big data terkait apa saja yang ada di desa.

Big data tersebut sangat penting ketika dibutuhkan dan menjadi pedoman bagi pengembangan desa, misalnya dibidang Pariwisata.

Menurut Bupati Don, big data harus disiapkan sehingga mudah dipelajari oleh orang atau jika dibutuhkan.

Lagu Gemu Famire, Nyong Frangco Bisa Biaya Hidup Sekeluarga

Saat ini sangat dibutuhkan, pasalnya setiap program apa saja harus disajikan atau diberikan kepada yang membutuhkan data.

"Jadi memang harus bentuk ekosistemnya. Harus ada big data. Kades Ululoga harus siapkan itu," ujar Bupati Don, saat diskusi bersama warga di Kampung Pajoreja Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Senin (24/2/2020).

Pergaulan Bebas di Lembata Mengkhawatirkan, Kasus HIV dan AIDS Semakin Merajalela

Bupati Don menerangkan kehadiran Dirjen PDT, Samsul Widodo, bersama mitra, Telkom, Link Aja dan lainnya datang menawarkan jasa yang memudahkan kita dalam memasarkan apa saja terkait produk di Nagekeo.

"Sebuah jasa yang mau ditawarkan produk yang kita jual. Kedua adalah soal data. Ini yang menarik. Ini kekuatan data, dunia ini orang harus menguasai dunia big data, harus menguasai komputer. Teknologi komputer sama bioteknologi dan data ini," ujar dia.

Bupati Don meminta Pemuda Pajoreja agar membantu Kepala Desa menyiapkan data yang diminta.

"Lodi harus bantu kepala Desa, data yang diminta. Sebetulnya berapa kamar yang dibuat. Tahun lalu juga harus data. Jangan dulu pikirkan pasar yang besar. Pikirkan dulu yang dekat, internal. Anak-anak sekolah, ret-ret saja disini. Tidak usah lagi jalan-jalan. Data penggunaa, data warga. Kebetulan sensus penduduk tahun ini, lihat data.

Sementara itu Kepala Bagian Pengembangan Ekosistem Mikro Link Aja, Anugrah Nanda Wijaya, mengatakan, pihaknya mendorong adanya ekosistem pariwisata sehingga Link Aja bisa masuk.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved