Retas Isolasi di Alorawe, Bupati Nagekeo Bangun Jembatan Gantung Tahun 2020

Retas Isolasi di Desa Alorawe, Bupati Nagekeo Bangun Jembatan Gantung Tahun 2020

Retas Isolasi di Alorawe, Bupati Nagekeo Bangun Jembatan Gantung Tahun 2020
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do 

Retas Isolasi di Desa Alorawe, Bupati Nagekeo Bangun Jembatan Gantung Tahun 2020

POS-KUPANG.COM | MBAY - Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, menyatakan, infrastruktur jalan dan jembatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Nagekeo.

Sehingga pihaknya berkomitmen membuka akses jalan dan jembatan di daerah-daerah atau wilayah yang masih terisolir.

Satu diantara daerah yang terisolir di Nagekeo adalah Alorawe yang terletak Desa Alorawe Kecamatan Boawae.

Soal Gotong Jenazah Seberangi Sungai : DPRD NTT Minta Pemkab Nagekeo Perlu Cari Solusi

Bupati Don menerangkan kejadian menyeberangi sungai Lowo Sesa sudah menjadi kebiasaan bagi warga Alorawe.

Berawal tahun 2018 lalu ketika ada pemberitaan tentang ibu hamil menyeberang sungai Lowo Sesa, pemerintah langsung menanggapi dan membuat perencanaan. Namun gagal dieksekusi karena kekurangan bahan saat itu.

Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Praka Yanuarius Loe

Namun pihaknya terus berupaya untuk tahun 2020 harus dibangun jembatan gantung di sana.

"Mereka sangat butuh jembatan. Sudah ada perencanaan untuk pembangunan jembatan gantung Alorawe. Karena bentanganya panjang maka tahun lalu itu tidak jadi dieksekusi karena kekurangan bahannya yang dipesan langsung dari pabrik, tahun ini baru bisa dibangun. Itu dari balai jalan nasional, nanti coba konfirmasi ke mereka," ungkap Bupati Don, kepada sejumlah wartawan di Mbay, Jumat (21/2/2020).

Bupati Don menegaskan itu alokasi anggarannya dari APBN 2020 dan APBD II untuk anggaran pembangunan jalan darat dari Desa Tedakisa menuju Alorawe.

"Kita tidak bisa alokasikan dari APBD nanti dobel budjet. ABPD intervensi lewat darat yaitu dari Tedakisa menuju Alorawe tahun ini ada project lanjutannya langsung ke Alorawe," tegas Bupati Don.

Upaya itu, lanjut Bupati Don guna mempermudah akses warga Alorawe menuju Mbay ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Jika masyarakat hendak ke Mbay tidak lagi harus ke Desa Dhereisa tapi bisa melintasi lewat Tedakisa menuju Mbay.

"Sehingga mereka bisa memiliki pilihan, bisa rujukan mereka tidak perlu lagi ke Boawae menurut wilayah, mereka bisa langsung ke RSD Aeramo atau Puskesmas Danga lewat Tedakisa," ungkap dia.

Ia mengatakan pemerintah akan memperhatikan dan membuka akses di daerah yang terisolir di Nagekeo.

"Kita perhatikan. Pesan pak Jokowi itu jelas harus perhatikan daerah terisolasi, terluar dan tertinggal. Alorawe itu masuk daerah yang terisolir baik dari kecamatan induk maupun dari Kota Kabupaten. Kalau dari kabupaten tahun ini kita pastikan akses jalan darat dari Tedakisa masuk sampai Alorawe," ujar dia. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donovan)
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved