Peserta Tes CPNS Kejaksaan RI Provinsi NTT Tahun 2020 Meningkat

Jumlah peserta tes CPNS Kejaksaan RI di Provinsi NTT tahun 2020 meningkat

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sekretaris Panitia seleksi CPNS Kejaksaan RI Tingkat Kejaksaan Tinggi NTT Viva Hari Rustaman SH di lokasi CAT SKD CPNS Kejaksaan RI di Hotel On The Rock Kupang pada Kamis (20/2/2020) 

Jumlah peserta tes CPNS Kejaksaan RI di Provinsi NTT tahun 2020 meningkat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Animo masyarakat terhadap lowongan pegawai negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia mengalami peningkatan. Dibanding tahun 2019 lalu, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia untuk tahun 2020 dari wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat.

Ketua PN Oelamasi Berbagi Resep ZI-WBK di Rakerda PTA-PA se-NTT

Sekretaris Panitia seleksi CPNS Kejaksaan RI Tingkat Kejaksaan Tinggi NTT Viva Hari Rustaman SH kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis (20/2/2020) mengatakan jumlah pelamar CPNS untuk Kejaksaan RI mencapai 817 orang. Hal ini jauh meningkat dibanding tahun 2019 yang hanya berjumlah 300 orang.

Jumlah pelamar tersebut melamar untuk posisi Jaksa, Auditor, Pranata komputer, dokter, perawat terampil, pengawal tahanan serta sopir tahanan.

"Animo (pelamar CPNS) tahun ini lebih meningkat dari tahun kemarin, peningkatan jumah calon bahkan lebih dari dua kali lipat," kata Rustaman.

Anggota DPRD NTT, Vinsen Pata: Taman Wisata Teluk Gurita-Belu Aset Wisata Menjanjikan

Asisten Pembinaan di Kejati NTT itu menjelaskan, saat ini proses rekrutmen memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tahapan tersebut dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) oleh Badan Kepegawaian Nasional dan didukung Panitia Lokal dari Kejati NTT.

"Untuk wilayah Kejati NTT, tahun ini kita laksanakan SKD CAT di Hotel On The Rock sejak Senin hingga Jumat (17-21/2/2020)," ujar Rustaman.

Terkait pelaksanaanya, dijelaskan Rustaman, test dibagi dalam empat session setiap harinya. Tiap session dialokasikan waktu selama 120 menit. Sementara itu, ditetapkan standar passing grade secara Nasional yakni TWK minimal 65 poin, TIU minimal 80 poin dan TKP minimal 126 poin atau total 271 poin.

Untuk peserta yang lolos passing grade pada tahap ini akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Khusus untuk posisi calon Jaksa, akan dilakukan tahapan rekomendasi bidang di sentra Kejaksaan RI.

Ia mengatakan, hasil tes dari BKN kemudian akan dilaporkan ke Kejaksaan RI. Apabila dinyatakan lulus, untuk calon Jaksa ada tahapan kompetensi bidang sebelum melakukan tes kesehatan dan wawancara . Sementara untuk posisi calon pengawal tahanan dan sopir, hanya melakukan tahapan tes kesehatan dan wawancara.

Ia menjelaskan, penerimaan tenaga CPNS tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya karena kebutuhan akan jaksa dan staf di lingkungan Kejaksaan RI lebih banyak termasuk di wilayah kerja Kejati NTT. Ia berharap, para peserta dari NTT dapat lolos sebanyak mungkin untuk memenuhi kebutuhan Jaksa dan staf di wilayah.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim SH mengatakan slot tahun 2020 secara nasional untuk Kejaksaan Republik Indonesia ditetapkan 5000 calon pegawai dengan 1000 diantaranya adalah Jaksa.

Ia mengatakan, tidak ada alokasi khusus untuk Kejati NTT karena semua tergantung perangkingan secara nasional. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved