Ini Target Pembangunan Jalan Provinsi di NTT Tahun 2020

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT) menargetkan pengerjaan jalan provinsi tahun 2020 sepanjang 350-472 km

istimewa
Nelson Matara 

"Sedangkan proyek tahun 2020, terutama ruas jalan yang dikerjakan di Timor, Flores dan Sumba ada tiga pola penberjaan HRS, GO dan pola ketiga yakni GO + ," ujarnya.

Ditanyai soal alokasi anggaran pengerjaan fisik di tahun 2020, ia mengatakan, anggaran pembangunan fiisk, baik jalan, jembatan dan air bersih dengan anggaran hampir mencapai Rp 1 triliun.

Anggota Komisi IV DPRD NTT,Pata Vincensius dan Agus Bria Seran menyoroti soal adanya status jalan, seperti jalan provinsi, kabupaten dan kota,termasuk kewenangan.

Menurut Vincensius, adanya struktur anggaran tidakadai sehingga dinamakan jalan nasional dengan APBN, jalan provinsi dengan APBD I dan jalan kabupaten dan kota dengan APBD kabupaten/kota.

"Dalam perhitungan anggaran selalu membagi soal distribusi, tanpa melihat soal luas wilayah," kata Vincensius.

Dia mencontohkan soal pengawasan Vincensius juga menyoroti soal pengawasan proyek dari APBN oleh anggota legislatif /DPR RI.

Namun, dilihat dari kefektivitas tidak begitu maksimal. Karena itu, perlu ada aturan yang konek, sehingga pengawasan dari pusat dan daerah.

Vincensius juga menyoroti jalur trans utara Flores yang saat ini masih memrihatinkan dan pengerjaan tidak fokus.

Agus Bria Seran mengatakan, pembanguan jalan itu membuka isolasi, yakni membuka jalan dari kabupaten ke kota atau sebaliknya dan juga dari kota ke desa, kemudian jalan itu harus prioritas ke sentra-sentra produksi.

"Kita ini otonomi tapi departemen-departemen tidak ada otonomi.Di daerah ada balai-balai ibarat negara dalam negara," kata Agus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved