Jadwal dan Live Streaming Mata Najwa Malam ini, Rabu 12 Februari Jam 20.00 WIB, Tema: Menangkis ISIS

Live Streaming Mata Najwa, Tema: Menangkis ISIS, Malam Ini Rabu 12 Februari Pukul 20.00 WIB

Editor: Eflin Rote
trans7
Mata Najwa Trans7 

"Sangat disayangkan keputusan yang tidak humanis itu akhirnya yang diambil," ungkap Al Chaidar.

Menurutnya, ada kemungkinan aksi penyerangan kelompok ISIS yang ada di Indonesia akan dilakukan.

"ISIS akan menyerang Indonesia dari dalam," ungkapnya.

Al Chaidar menilai keputusan pemerintah menolak memulangkan WNI eks ISIS bisa menjadi alasan untuk lakukan penyerangan.

"ISIS yang sudah ada di Indonesia merasa mendapatkan alasan untuk tetap menyerang aparat dan publik Indonesia," ujar Al Chaidar.

Al Chaidar menyebut, keputusan pemerintah akan membuat Indonesia dinilai oleh kelompok tersebut sebagai negara yang tak berperasaan.

 LINK Live Streaming TVRI Inter Milan vs Napoli Semifinal Coppa Italia, Kamis 13/2 Jam 02.45 WIB

 FAKTA Sesungguhnya Penjual Nasi Uduk Cantik di Bogor yang Viral, Lihat Foto-Foto Terbarunya!

 Nama Ryochin Disebut Anang-Ashanty, Senyum Malu-malu Luna Maya Curi Perhatian, Sudah Jadian?

 Lucinta Luna Ditangkap karena Narkoba, Identitas Abash Kekasihnya Terkuak, Ternyata Perempuan Tulen!

 Ramalan Zodiak Kamis 12 Februari 2020, Taurus Bosan, Virgo Sentimen, Capricorn Ketemu Jodoh

 LINK Live Streaming MNCTV Persik Kediri vs Madura United, Rabu (12/2 Jam 18.30 WIB

"Bagi mereka, Indonesia bukan negara afektif, bukan negara yang berperasaan."

"Kekuasaan masih dipergunakan untuk hal-hal yang tidak humanis," ungkapnya.

Sebelumnya Al Chaidar juga mengungkapkan pemulangan ratusan WNI eks ISIS dapat memberi manfaat untuk Indonesia.

"Karena kita membutuhkan mereka untuk program semacam deradikalisasi, untuk kelompok teroris lain yang banyak di Indonesia," ujarnya.

Ilustrasi ISIS
Ilustrasi ISIS (Screenshot video propaganda ISIS/Wired)

Namun Al Chaidar menilai tetap ada potensi bahaya yang dibawa ratusan WNI eks ISIS jika dipulangkan ke Indonesia.

"Pasti ada (potensi bahaya), karena memang mereka sudah terpapar oleh radikalisme yang cukup mengkhawatirkan," ujarnya.

Al Chaidar menilai, perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut kepada ratusan WNI tersebut.

Hal itu untuk memastikan paham radikalisme dan terorisme tidak lagi dipegang oleh para WNI eks ISIS.

"Mereka itu perlu di-screening atau pun perlu dimasukkan ke dalam program pemerintah yang ada."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved