Mata Najwa Malam Ini

Acara Mata Najwa, Rabu 12/2 Malam, Menangkis ISIS, Live Streaming Trans7 Mulai Jam 20.00 WIB

Nonton siaran langsung dan Live Streaming Trans7 acara Mata Najwa, Rabu (12/2/2020) mulai jam 20.00 WIB malam.

Editor: Agustinus Sape
Instagram/matanajwa
Acara Mata Najwa, Rabu 12/2 Malam, Menangkis ISIS, Live Streaming Trans7 Mulai Jam 20.00 WIB 

Tanggapan Pengamat Teroris

Meski Pemerintah telah memutuskan untuk tidak melakukan pemulangan WNI terduga teroris lintas batas dan eks ISIS, Pemerintah membuka opsi untuk memulangkan anak-anak yang turut serta dibawa orangtuanya yang bergabung di ISIS maupun gerakan teroris lintas batas lainnya.

Pengamat terorisme Al Chaidar Abdul Rahman Puteh menilai keputusan tersebut kurang tepat.

Jadwal dan Live Streaming Mata Najwa Malam ini, Rabu 12 Februari Jam 20.00 WIB, Tema: Menangkis ISIS

Menurutnya, tidak hanya anak-anak yang dipulangkan, tapi juga para wanita yang tak bersalah.

"Seharusnya anak-anak dan wanita yang tidak bersalah bisa kita selamatkan ke pangkuan ibu Pertiwi," ungkap Al Chaidar saat dihubungi Tribunnews, Rabu (12/2/2020).

Pengamat politik dan terorisme Al Chaidar Abdul Rahman Puteh
Pengamat politik dan terorisme Al Chaidar Abdul Rahman Puteh (Kompas.com/Masriadi)

Al Chaidar tidak menyetujui jika yang dipulangkan hanya anak-anak saja.

"Anak tak boleh dipisahkan dari ibunya," ungkapnya.

Wacana pemulangan anak-anak WNI eks ISIS disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD melalui unggahan Instagram pribadinya, Rabu (12/2/2020).

"Pemerintah membuka opsi pemulangan anak-anak berusia di bawah 10 tahun yang turut dibawa orangtua mereka yang berstatus terduga eks ISIS. Namun hal ini akan kita lihat case by case," ungkapnya.

Mahfud MD mengungkapkan wacana tersebut adalah hasil rapat yang digelar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama kabinet.

Diketahui pemerintah sepakat untuk tidak memulangkan para teroris lintas batas terutama mantan anggota ISIS.

"Hasil Rapat Kabinet dengan Presiden, Pemerintah tidak ada rencana memulangkan WNI yang diduga teroris.

Bahkan tidak akan memulangkan FTF (foreign terorist fighter), terutama mantan anggota ISIS ke Indonesia," tulisnya.

Mahfud MD menyebut pemerintah khawatir WNI eks ISIS akan menjadi teroris baru di Indonesia.

Pemerintah pun lebih mementingkan keamanan Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved