Pilkada Sumba Timur

Pilkada Sumba Timur, Bobby Wijaya-Tunggu Etu Maju Melalui Jalur Independen

Dinamika Pilkada Sumba Timur, Florensius Bobby Damar Utama Wijaya-Tunggu Etu maju melalui jalur independen

Pilkada Sumba Timur, Bobby Wijaya-Tunggu Etu Maju Melalui Jalur Independen
ISTIMEWA
Calon Bupati Sumba Timur melalui jalur Indenpenden, Florensius Bobby Damar Utama Wijaya 

Dinamika Pilkada Sumba Timur, Florensius Bobby Damar Utama Wijaya-Tunggu Etu maju melalui jalur independen

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Bakal calon Florensius Bobby Damar Utama Wijaya berpasangan dengan Drs.Tunggu Etu siap maju melalui jalur perseorangan atau Independen pada Pilkada Sumba Timur tahun 2020.

Florensius Bobby Damar Utama Wijaya menyampaikan itu melalui sambungan telepon kepada POS-KUPANG.COM, Senin (10/2/2020).

BREAKING NEWS - Bom Ikan, Yahya Dibekuk Polisi Di Nangakeo Kabupaten Ende

Florensius mengatakan, ia maju sebagai Calon Bupati Sumba Timur berpasangan dengan Tunggu Etu sebagai Calon Wakil Bupati Sumba Timur pada Pilkada 2020 melalui jalur Indenpenden.

Kata dia, sebagai syarat dukungan untuk lolos melalui jalur Indenpenden, pihaknya sudah mengumpulkan KTP mencapai target yang ditentukan oleh pihak KPU. KTP yang berhasil dikumpul sudah sekitar 17.000 dari yang ditentukan KPU sebanyak 16.000 ribu lebih.

Dinikahi Polisi dan Jadi Ibu Bhayangkari, Unggahan Penyanyi Dangdut Uut Permatasari Tuai Pujian

Dari jumlah KTP yang dikumpulkan itu juga, aku Florensius, bukan hanya tersebar di 12 Kecamatan saja, namun tersebar di 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumba Timur. "KTP yang kita kumpulkan itu juga bukan hanya tersebar di 12 kecamatan saja, tetapi tersebar semua di 22 kecamatan yang ada di Sumba Timur,"tandas Florensius.

Florensius juga menegaskan, selama pengumpulan KTP pihaknya tidak memberikan mahar apapun kepada pemilik KTP. Namun KTP yang dikumpulkan benar-benar merupakan dukungan dari masyarakat akar rumput.

"Tidak ada mahar-mahar, kalau mau kasih uang seberapa kuat kita, uang satu truk saja tidak cukup ini ribuan, bukan maju Pileg. Tetapi ini benar-benar dukungan masyarakat akar rumput saja,"tegas Florensius.

Ketika ditanya apakah tidak merasa berat jika maju melalui jalur Indenpenden tanpa melalui partai Politik, mengingat Sumba Timur yang sangat luas dengan topografis wilayah yang sangat sulit, menurut Florensius, jika siapapun yang mau maju dan punya niat yang tulus untuk membuat perubahan besar di daerahnya itu sangatlah wajar, meski apapun tantangannya tetap dikerjakan.

Ketika ditanya apakah ketika besok lusa popularitas dan elektabilitasnya sangat baik dan ada partai politik yang ingin menariknya untuk maju melalui partai Politik, tegas Florensius, ia tidak akan keluar dari komitmennya melalui jalur Indenpenden, meskipun ada partai politik besar yang meliriknya.

"Kalau saya untuk keluar dari saya punya komitmen bersama masyarakat yaitu keluar dari Indenpenden saya tidak mau, biarpun ada partai politik besar yang melirik. Ini komitmen saya, saya tidak sia-siakan perjuangan saya selama ini, kita punya keringat yang keluar karena masyarakat benar-benar saat ini mau perubahan besar yang terjadi di Sumba Timur,"tegas Florensius.

Ketika ditanya apakah yakin menang jika maju melalui jalur indenpenden, kata Florensius, setiap pertandingan pasti ada kalah dan ada menang. Tapi, ini semua dari hati masyarakat siapa yang pantas menjadi kepala daerah yang memiliki kemauan dan punya niat yang baik untuk membangun daerah Sumba Timur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved