Pemkab Belu Perjuangkan Lagi Formasi CPNS 2020-2021

Walaupun ada surat pemberitahuan dari pemerintah pusat bahwa formasi CPNS yang diusulkan tahun ini untuk jatah 2021.

POS KUPANG/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan memberikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Selasa (4/2/2020). 

 Pemkab Belu Perjuangkan Lagi Formasi CPNS 2020-2021

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu dibawa kepemimpinan Bupati, Willybrodus Lay dan Wakil Bupati, J.T Ose Luan tetap memperjuangkan formasi CPNS tahun 2020-2021 untuk putra putri di Kabupaten Belu.

Walaupun ada surat pemberitahuan dari pemerintah pusat bahwa formasi CPNS yang diusulkan tahun ini untuk jatah 2021.

Sebagai pemimpin daerah yang mengurus dan melayani masyarakat, Willy Lay dan Ose Luan tetap memperjuangkan agar di tahun 2020-2021 tetap diberikan quota CPNS bagi Kabupaten Belu.

Hal itu dikatakan Wakil Belu, Drs. J.T Ose Luan kepada wartawan dalam konferensi pers yang dilakukan di ruang kerjanya, Selasa (4/2/2020). Menurut Ose Luan, menentukan formasi CPNS adalah kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

Pemerintah daerah berkewajiban mengusulkan dan mempersiapkan persyaratan yang diminta agar usulan dari daerah bisa diakomodir.

Hal itu yang terus diperjuangkan pemerintah daerah agar setiap tahun mengusulkan formasi, menyiapkan seluruh persyaratan dan mengawal prosesnya di kementerian agar usulam formasi CPNS di tahun mendatang diakomodir dengan harapan, jumlah lebih banyak.

Menurut Ose Luan, usulan formasi CPNS dilakukan melalui kajian dan analisis jabatan dan beban kerja (Anjab-ABK) serta usulan formasi dilakukan secara online.

Terkait dengan jumlah formasi CPNS Kabupaten Belu dua tahun terakhir tergolong sedikit, dibandingkan dengan beberapa kabupaten lain di NTT, Ose Luan mengakuinya. Katanya, pemerintah Kabupaten boleh saja mengusul banyak formasi namun keputusan tetap ada di tangan pemerintah pusat.

Biasanya, penentuan formasi CPNS di seluruh Indonesia tatap melalui koordinasi dan pertimbangan lintas kementarian dan paling terakhir adalah pertimbangan Kementerian Keuangan.

"Kita boleh usul banyak tapi kalau Menteri Keuangan bilang anggaran tidak ada, mau bilang apa. Jadi biasanya, pertimbangan terakhir itu dari Menteri Keuangan. Misalnya, anggaran yang ada hanya untuk 20.000 orang pegawai seluruh Indonesia, jadi dibagi ke seluruh provinsi, kabupaten dan kementerian. Kita bersyukur karena tiap tahun dapat formasi CPNS", tandas Ose Luan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belu, Anton Suri mengatakan, setelah selesai seleksi CPNS kali ini, pihaknya akan menyusun lagi formasi CPNS tahun 2021 sebagaimana diberitahukan pemerintah pusat.

"Kami akan menyusun lagi formasi CPNS tahun 2021. CPNS yang ujian tahun 2020 merupakan pengadaan tahun 2019 yang ditunda pelaksanaannya di tahun 2020", kta Anton.

BERITA POPULER Astaga Kadis di Papua Perkosa Siswi SMA, Kanit Polres & Polwan Ini Kepergok Selingkuh

Pelanggan Air PDAM Lembata Bisa Bayar Tagihan Melalui Bank NTT

Anton mengatakan, usulan formasi CPNS dilakukan melalui aplikasi online sehingga data yang diusulkan harus benar-benar sesuai dengan analisis kebutuhan pegawai. Untuk tahun 2019, Pemkab Belu melalui BKPSDM mengusulkan formasi CPNS sebanyak 486 formasi namun quota yang diberikan pemerintah pusat 115 formasi.

Hal ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang mungkin sudah dipertimbangkan dari segala aspek salah satunya anggaran. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved