VIDEO: Ratusan Knalpot ‘Roak’ Dimusnahakan di Halaman Depan Polres Sikka. Ini Videonya

VIDEO: Ratusan Knalpot ‘Roak’ Dimusnahakan di Halaman Depan Polres Sikka. Knapot racing yang dimusnahkan itu, hasil operasi Satlantas Polres Sikka.

VIDEO: Ratusan  Knalpot  ‘Roak’  Dimusnahakan di Halaman Depan Polres Sikka. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, MAUMERE -- VIDEO: Ratusan  Knalpot  ‘Roak’  Dimusnahakan di Halaman Depan Polres  Sikka. Ini Videonya

Sebanyak 350  knalpot racing atau dalam bahasa Sikka disebut roak, dimusnahkan di halaman depan Polres Sikka, Senin (3/2/2020).

Knalpot roak yang dimusnahkan itu merupakan hasil penilangan Satlantas Polres Sikka, selama  Januari  2020.

Pemusnahan menggunakan  ‘stone  walls’ tersebut disaksikan oleh utusan pengurus  OSIS  dari  SMA dan  SMP di  Kota  Maumere, Kabupaten Sikka. 

Kehadiran para siswa itu sebagai pesan bagi kaum milenial, agar  menghindari  penggunaan  knalpot  racing  dan motor  pretelen, karena melanggar ketentuan lalulintas.

VIDEO: Axel, Bocah di Sabu Raijua Jatuh ke Laut. Untung Si Pocong Datang Membantu. Ini Videonya

VIDEO: Perumnas Ende Diterjang Banjir. Biar Ada Tanggul, Banjir Tembus ke Dalam Rumah, Ini Videonya

VIDEO: Penasaran Apa Ramalan Shio Kamu Senin 3 Februari 2020 Tikus Banyak Project Ular Kena Sial

Didampingi Kasat Lantas, AKP  Rully Pahroen, S,IK, Kapolres Sikka, AKBP  Rickson  Situmorang, S,IK, menjelaskan, knalpot racing merupakan hasil operasi penilangan yang dilakukan Satlantas Polres Sikka.

Tapi ada juga knalpot bekas yang disita dari tempat penjualan (toko). Ini dilakukan karena selama ini, banyak sepeda motor dipasang knalpot roak, karena knalpot itu mudah didapati di Maumere.

“Ada puluhan  knalpot  yang  dijual di toko-toko, kami ambil untuk dimusnahkan. Karena kalau masih dijual bebas, maka banyak pengendera mengganti knalpot asli dengan knalpot roak, padahal itu sangat mengganggu masyarakat,” ujar Rickson Situmorang.

Ikutannya, adalah setiap kali dilakukan penilangan, selalu ditemukan sepeda motor dengan knalpot roak. Padahal penggunaan knalpot tersebut selama ini dikeluhkan masyarakat setempat.

Mengenai 350 sepeda motor hasil penilangan, Kapolres Rickson Situmorang, mengatakan, kendaraan itu milik masyarakat dari berbagai  profesi, yakni karyawan swasta,  pelajar, mahasiswa, tukang ojek dan lainnya.

“Besok  (Selasa, 4/2/2020) sidang. Jadi, silahkan  pemilik sepeda motor  berusan  dengan  lembaga peradilan,” kata Rickson Situmorang.  (POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a).

Tonton Videonya di Sini:

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved