Senin, 27 April 2026

TRIBUN WIKI: Menikmati Keindahan Alam di Hutan Kebesani Detukeli

TRIBUN WIKI: menikmati keindahan alam di Hutan Kebesani Kecamatan Detukeli

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Pengunjung Hutan Kebesani sedang menikmati keindahan yang ada di hutan tersebut. 

TRIBUN WIKI: menikmati keindahan alam di Hutan Kebesani Kecamatan Detukeli

POS-KUPANG.COM | ENDE - Bagi masyarakat Kota Ende apabila jenuh dengan rutinitas dan ingin menikmati hal yang baru sambil berwisata mungkin Hutan Kebesani di Kecamatan Detukeli menjadi jawabannya.

Terletak sekira 80 KM dari arah Kota Ende warga bisa menjangkau keberadaan hutan tersebut dengan kendaraan roda dua dan empat maupun kendaraan umum yang saban hari melayani rute Ende-Detukeli.

Kronologi Percobaan Bunuh Diri Oknum ASN Setelah Pelecehan Anak Dilapor ke Polisi

Di hutan tersebut para pengunjung bisa menikmati keindahan alam dengan melihat ratusan pohon ampupu serta semilir angina yang bertiup diantara sela-sela pepohonan.

Yang menjadi daya pikat di tempat tersebut para pengunjung bisa berfoto menggunakan spot foto yang telah disediakan pihak pengelola. Tercatat setidaknya ada 9 spot foto yang tersedia di lokasi tersebut.

BREAKING NEWS: Lakukan Pelecehan Anak, Oknum ASN di Lembata Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Bagi pengunjung yang hendak menikmati makanan dan minuman local tidak perlu kuatir karena pihak pengelola bekerjasama dengan warga setempat telah menyiapkan aneka makanan local seperti ubi dan pisang maupun jagung juga kelapa.

Dengan membayar karcis masuk sebesar Rp 5 ribu perorang pengunjung sudah bisa menjelajahi hutan kebesani sambil berfoto ria dengan teman maupun keluarga ataupun orang yang disayangi.

Vitalis Lio selaku penjaga Hutan Kebesani mengatakan bahwa hutan tersebut ditanami pohon ampupu sejak 1980 pada saat dirinya masih aktif sebagai pegawai di Dinas Kehutanan Kabupaten Ende.

Ketika dirinya pensiun oleh pihak Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah Kabupaten Ende mempercayaknya sebagai pengelolanya dan di tahun 2018 pihaknya mencoba mengeksplotasi keberadaan Hutan Kebesani tidak sekedar menjadi kawasan hutan namun kawasan yang bermanfaat bagi warga.

"Di tahun 2018 Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) mulai membangun spot-spot yang nantinya dipergunakan warga untuk berfoto,"kata Vitalis.

Seiring dengan perjalanan waktu ternyata respon masyarakat cukup besar yang ditandai dengan kedatangan warga baik dari Kota Ende maupun dari daerah lain untuk mengunjungi keberadaan Hutan Kebesani.

"Pada umumnya kalau warga dari Ende ada yang memang sengaja mengunjungi Hutan Kebesani namun ada juga yang sedang ada urusan dinas ke Kecamatan Detukeli dipastikan akan menyingggahi hutan tersebut baik sekedar istirahat ataupun menikmati keindahan alam yang ada di Hutan Kebesani sambil berfoto,"kata Vitalis.

Vitalis mengatakan keberadaan hutan Kebesani berada di diatas ketinggian 800 meter dari permukaan laut (DPL) sehingga cukup dingin dan ampupu yang ada adalah jenis Eucalyptus urophlla.

Untuk mengelola kawasan hutan yang ada pihaknya bekerjasama dengan Koperasi Serba Usaha (KSU) Gaharu, Kabupaten Ende.

Anggota DPRD Kabupaten Ende, Vincen Sangu kepada POS-KUPANG.COM, Senin (3/2) mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja dari Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) yang tidak hanya memanfaatkan hutan yang ada sebagai hutan lindung namun juga memberdayakannya menjadi lokasi wisata.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved