Di Nagekeo Gedung UGD Puskesmas Maunori Resmi Dioperasikan, Berikut Liputannya!
Ia berharap agar hadirnya fasilitas tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Di Nagekeo Gedung UGD Puskesmas Maunori Resmi Dioperasikan, Berikut Liputannya!
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sejumlah fasilitas baru di Puskemas Maunori Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo resmi dioperasikan.
Fasilitas baru yang resmi dioperasikan yaitu, Gedung Unit Gawat Darurat (UGD) Ruang Nifas, rumah dokter, gudang genset dan selasar.
Siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, Senin (3/2/2020) menyebutkan, gedung tersebut diresmikan, Jumat (31/1/2020).
Kegiatan peresmian ditandai dengan penyerahan kunci oleh kontraktor pelaksan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Kabupaten Nagekeo drg.Ellya Dewi.
Peresmian diawali dengan perayaan misa syukur dan pemberkatan gedung yang dipimpin oleh RD Roy Nage.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo drg. Ellya Dewi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada rekanan yang telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan sudah bisa digunakan.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada rekanan yang telah menyelesaikan pembangunan gedung UGD, Nifas, rumah dokter dan sebagainya,sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat," ujar drg. Dewi.
Ia mengharapkan agar gedung-gedung tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan perlu dijaga sehingga bisa dimanfaatkan pada masa yang akan datang.
"Saya harap semua gedung dan fasilitas yang ada ini dapat digunakan dengan baik untuk merawat pasien.Semoga gedung ini terus dirawat dan dijaga sehingga tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan untuk waktu yang lama," ujar dia.
Sementara itu= Ketua Komisi III DPRD Nagekeo Antonius Moti, menegaskan DPRD Kabupaten Nagekeo menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung sehingga beberapa gedung di Puskesmas Maunori dapat dibangun dan diselesaikan dengan baik.
"Kami berikan apresiasi atas selesainya pengerjaan beberapa unit bangunan di Puskesmas Maunori..Harapan kami, agar gedung-gedung ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat Kecamatan Keo Tengah,"ujar Politisi Golkar itu.
Ia mengatakan Kabupaten Nagekeo telah memiliki gedung puskesmas yang megah, karena itu, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus lebih maksimal.
Pelayanan kesehatan yang paling utama adalah pencegahan penyakit bukan pengobatan penyakit. Cara pandang petugas dan para medis dalam hal pelayanan kesehatan, harus mulai fokus pada upaya promotif dan preventif atau pencegahan terhadap berbagai penyakit.
Ia mengaku Nagekeo tidak boleh berbangga jika memperoleh PAD atau retrebusi daerah dari orang sakit.
"Para petugas dan seluruh kekuatan yang ada di Puskesmas Maunori, pada masa depan harus kreatif agar retrebusi atau income dari pelayanan kesehatan diperoleh dari aspek lain bukan dari org sakit," harapnya.
Dirinya meminta dukungan semua pihak untuk bekerjasama meningkatkan derajat kesehatan maayarakat Kabupaten Nagekeo.
"Saya harapkan agar dari waktu ke waktu, masalah stunting, gizi buruk, kematian ibu dan anak serta penyakit menular tidak terjadi lagi di kecamatan Keo Tengah,"ujar dia.
Sementara itu, Camat Keo Tengah Hildegard Mutha Kasi menyampakan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yg telah ambil bagian dalam pembangunan beberapa gedung di Puskesmas Maunori.
Ia mengaku senang karena masyarakat Maunori bisa memanfaatkan gedung atau fasilitas yang ada.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Nagekeo, Dinas Kesehatan, rekanan, para tokoh masyarakat, kepala puskesmas dan petugas medis, serta segenap masyarakat, yang dengan caranya masing-masing, telah turut mendukung seluruh proses pembangunan ini," ujar dia.
Dia mengapresiasi kinerja Kepala Puskesmas Maunori beserta jajarannya, karena dinilainya telah berhasil menjalankan tugas dengan baik dan berharap kedepan tetap ditingkatkan.
"Pada tahun 2019 yang lalu, tidak ada angka kematian bayi dan ibu melahirkan di Kecamatan Keo Tengah.Terima kasih untuk kerja keras tersebut. Puskesmas Maunori juga telah berhasil mendapatkan rakreditasi utama, serta salah seorang bidannya, berhadil meraih prestasi sebagai bidan teladan. Harapan saya,kerja baik ini dipertahankan dan terus ditingkatkan di masa depan," ujar dia.
Ia berharap agar hadirnya fasilitas tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga dengan kehadiran bangunan yang megah ini, angka penderita sakit dapat menurun. Para petugas medis harus lebih memprioritaskan pendekatan yang promotif. Kampanye kesehatan kepada masyarakat harus menjadi gerakan bersama demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Keo Tengah," ujar dia.
• Jadwal Sidang Tipikor Hari Ini, Pemeriksaan Saksi Korupsi Sail Komodo dan Bendungan Mnelalete
• Cek Ramalan Shio Hari Ini Senin 3 Februari 2020, Peruntungan Tikus Monyet Berlimpah Rejeki
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Nagekeo Yosefus Dhenga, Ketua Komisi III DPRD Nagekeo Antonius Moti, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo asal Dapil Keo Tengah Yohanes K.Gore dan Januarius Mau, Camat Keo Tengah Hildegardis Mutha Kasi, PPK Dinas Kesehatan Alexander Nage, forum komunikasi pimpinan Kecamatan Keo Tengah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,tokoh wanita dan undangan lainnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)