Atasi Rawan Konflik, Bawaslu TTU Maksimalkan Pengawasan Partisipatif

Atasi rawan konflik selama Pilkada 2020, Bawaslu TTU maksimalkan pengawasan partisipatif

Atasi Rawan Konflik, Bawaslu TTU Maksimalkan Pengawasan Partisipatif
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota Komisioner Bawaslu TTU, Nato Sarmento 

Atasi rawan konflik selama Pilkada 2020, Bawaslu TTU maksimalkan pengawasan partisipatif

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pihak Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) akan memaksimalkan peran pengawasan partisipatif dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah ( pilkada) tahun 2020 ini.

Pasalnya, proses pengawasan partisipatif diyakini sangat ampuh untuk mengatasi berbagai konflik yang nantinya bakal terjadi pada pelaksanaan pilkada.

Direktur Utama Bank NTT: Tiap Daerah Punya Industri Unggulan

Hal itu disampaikan Anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten TTU, Nato Sarmento kepada Pos Kupang saat ditemui diruang kerjannya, Senin (3/1/2020).

Nato mengatakan, selain melaksanakan pengawasan yang bersifat kelembagaan, Bawaslu Kabupaten TTU juga melakukan proses pengawasan partisipatif dalam setiap tahapan pilkada.

Baju Mickey Mouse Istri Reino Barack Syahrini dan eks Ariel NOAH Luna Maya Jadi Sorotan, Sama?

Menurutnya, pengawasan partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder yang ada di Kabupaten TTU mutlak dilakukan supaya dapat mengatasi berbagai macam konflik yang akan terjadi.

"Sehingga ketika ada ancaman yang bersifat bisa menganggu kelancaran pelaksanaan pilkada, maka setidaknya proses untuk pencegahan sudah kami lakukan" ungkapnya.

Sarmento menjelaskan, kedepan pihaknya akan memaksimalkan pengawasan partisipatif bukan hanya ditingkat kabupaten saja, namun juga mamaksimalkan di tingkat kecamatan hingga desa.

"Kami juga akan sosialisasikan terkait netralitas ASN, sosialisasi untuk tolak politik uang kepada masyarakat serta memaksimalkan seluruh jejaringan yang ada di tingkat bawah," terangnya.

Saat ini, ungkap Sarmento, pihaknya sementara melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terutama pemerintah daerah dan unsur forkopimda untuk dapat bekerja sama melaksanakan pengawasan partisipatif.

Selain itu, pihaknya juga akan memaksimalkan kembali dengan mitra-mitra pengawasan partisipatif pada pemilu tahun 2019 yang lalu, supaya dapat ditingkatkan lagi.

"Sehingga ketika ada yang kurang ditahun 2019 yang lalu, maka kami akan bimtek lebih lagi ditahun 2020 ini, sehingga bisa lebih maksimal lagi dalam melaksanakan pengawasan," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved