Google Search Meledak Dihujani Pencarian Kata Kunci Virus Bir Corona yang Diduga Penyebar Virus Maut
Wabah penyakit akibat coronavirus memang sangat mencengangkan dengan terus bertambahnya jumlah korban yang berjatuhan.
Banyak orang Amerika Serikat yang beralih ke Google untuk mempelajari lebih lanjut tentang penyebaran virus corona yang mematikan dari China, yang tampaknya membuat infeksi ini jadi membingungkan karena berpadu dengan bir Meksiko dengan merek Corona Extra.
Pencarian kata kunci untuk 'bir corona' atau corona beer dan 'virus bir corona' atau corona beer virus telah meningkat tajam, sejak kasus AS pertama dikonfirmasi, pekan lalu.
Tentu saja berdampak juga pada sebagian kalangan yang menghindar untuk mengonsumsi produk cairan dengan merek corona, memang wabah ini sangat menakutkan.
Bahkan beredar video di media sosial tentang mereka yang terjangkit tidak lagi bisa tertangani di rumah sakit China karena obat terbatas dan jumlah tenaga manusia untuk merawat mereka juga sudah tidak ada.
Bahkan sebagian tenaga medis juga berjatuhan menjadi korban virus corona.
Saking stresnya penduduk di Wuhan, penderita sampai berupaya menularkan sakitnya kepada perawat di rumah sakit dengan menebarkan virus melalui pernafasannya dengan mengarahkan batuk kepada para perawat yang menggunakan masker.
Selama pekan lalu, diketahui bahwa pencarian dengan menggunakan kedua istilah yaitu corona beer dan corona beer virus telah meningkat lebih dari 1.100 persen, demikian menurut data dari Google Trends.
Namun, kemungkinan itu menjelaskan bahwa semakin banyak orang mengetik 'corona', maka semakin banyak robot Google menyelesaikan dengan memberikan pencarian secara otomatis dengan menggunakan beer atau beer virus mengikut corona.
Tren seperti itu memang wajar dalam dunia digital mesin pencari di mana Google selalu menawarkan kata otomatis setelah orang menuliskan sebuah kata dengan cepat.
Dan, untuk menjawab pertanyaan yang telah diajukan begitu banyak orang ke Google memberikan penjelasan:
Tidak, virus mematikan itu tidak ada hubungannya dengan jenis minuman keras tersebut.
Orang-orang telah menjadi kebingungan dengan adanya coronavirus baru yang mematikan dengan merek bir corona dengan pencarian untuk corona beer dan corona beer virus telah meningkat tajam hingga lebih dari 1100%, selama sepekan terakhir.
Hanya lima pencarian untuk istilah corona beer virus yang terjadi pada 22 Januari 2020 dibandingkan dengan setidaknya sejumlah 100 pencarian pada 29 Januari 2020.
Kata kunci tersebut paling sering dicari oleh masyarakat yang ada di Hawaii, California dan Washington, selama tujuh hari terakhir.
Sementara itu, penduduk New Mexico, Nebraska, dan Kansas adalah yang paling mungkin untuk mencari istilah beer virus.