TNI Bimbing Warga Tulakadi-Kabupaten Belu Dalam Membuat Produk Kerajinan Tangan

para pengrajin dan mampu menghasilkan produk seni yang bernilai jual demi peningkatan perekonomian masyarakat.

POS KUPANG/TENI JENAHAS
Personil Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 142/KJ menunjukan contoh produk kerajinan tangan kepada ibu-ibu do Desa Tulakadi, Selasa (28/1/2020). 

TNI Bimbing Warga Tulakadi-Belu Dalam Membuat Produk Kerajinan Tangan

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Warga Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT dilatih personil satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ dalam mendesain produk kerajinan tangan.

Sebelum dilatih, personel satgas terlebih dahulu menunjukan karya seni yang mereka buat kepada warga. Tujuannya, agar warga bisa percaya sehingga bisa meniru. Produk kerajinan tangan yang dibuat
personel Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ seperti tas, tempat simpan beras dan siri pinang.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,M.M kepada Pos Kupang.Com mengatakan, sejumlah ibu-ibu di Desa Tulakadi memiliki ketrampilan membuat produk kerajinan tangan, hanya saja selama ini mereka membuat dengan model yang biasa-biasa dan belum berorientasi bisnis.

Untuk itu, personel Pos Salore berupaya menggali potensi yang mereka miliki lewat pelatihan. Dalam kegiatan tersebut, personil Pos Salore melatih para pengrajin untuk mendesain produk kerajinan tangan menjadi lebih menarik yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini.

Untuk lebih menarik, banyak hal yang mesti dilatih diantaranya, pilihan model dan warna. Hal ini penting diperhatikan oleh pengrajin agar produk yang dihasilkan lebih menarik bagi konsumen dan mampu bersaing dipasaran.

"Pendampingan itu dilakukan untuk memotivasi para pengrajin sekaligus memberikan ide-ide kreatif untuk menghasilkan karya seni yang lebih modern dan layak dipasarkan.
Kita mengasah kemampuan dan bakat yang ada pada diri tiap individu, khususnya kerajinan karya tangan", ungkap Dansatgas.

Menurut Dansatgas, untuk lebih cepat warga menangkap materi yang diberikan, personil Pos Salore menunjukan contoh produk yang mereka buat di pos. Dari contoh yang ada, pengrajin bisa meniru model, pilihan warna dan hal lain yang membuat produk lebih menarik lagi.

"Personel kami menunjukkan terlebih dahulu hasil karya seni yang mereka buat sebelum pelaksanaan pelatihan, hal ini dimaksudkan agar warga masyarakat memiliki motivasi dan keyakinan dalam mengikuti kegiatan tersebut," tuturnya.

Diharapkan melalui kegiatan pelatihan tersebut dapat meningkatkan kreativitas para pengrajin dan mampu menghasilkan produk seni yang bernilai jual demi peningkatan perekonomian masyarakat.

Seorang ibu yang biasa disapa Ibu Fransisca (46) menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berterima kasih kepada personil Pos Salore yang telah memberikan pengetahuan tambahan bagi mereka dalam membuat karya seni.

"Pembuatan kerajinan ini lumayan sulit namun kami sangat menikmatinya karena langsung dibimbing Bapak TNI. Semoga apa yang dilatihkan kepada kami dapat bermanfaat bagi kemajuan Desa Tulakadi," ungkapnya.

Kepala Desa Tulakadi, Christian Laby memberikan apresiasi kepada personel Pos Salore Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ yang telah memberikan pelatihan kepada warganya untuk membuat kerajinan tangan.

Ini Tanda Saddil Gabung ke Persib, Tolak Gabung Persija Jakarta, Sudah Ada Komitmen Klub Lain?

Yuk ! Cegah Penyakit Dengan Cuci Tangan, Pilih Pakai Sabun Cair Atau Batang ?

"Semoga dengan pelatihan kerajinan tangan dari bapak TNI, warga kami dapat belajar untuk membuat kerajinan tangan lebih baik ke depannya", ungkap Kades Christian. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved