Selasa, 28 April 2026

VIDEO: Setelah Minta Maaf, Bupati dan Anggota DPRD Nagekeo Saling Bersalaman. Ini Videonya

VIDEO: Setelah Meminta Maaf, Bupati dan Anggota DPRD Nagekeo Saling Bersalaman. Ini terjadi saat Bupati mengklarifikasi pernyataan yang kontroversial.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Setelah Meminta Maaf, Bupati dan Anggota DPRD Nagekeo Saling Bersalaman. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, NAGEKEO – VIDEO: Setelah Meminta Maaf, Bupati Don dan Anggota Dewan Saling Bersalaman. Ini Videonya

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mendatangi gedung DPRD Nagekeo, memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi, terkait pernyataan kontroversial Bupati Don beberapa waktu lalu.

Bupati Don tiba di Gedung DPRD Nagekeo pukul 13.45 Wita ditemani Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja dan para asisten, diantaranya, Imanuel Ndun dan Agus Fernandes, Sarif Ibrahim, Kabag Tatapem Maria Dua dan Kabag Protokol Setda Nagekeo, Silvester Sada.

VIDEO: Buaya Masuk Keluar Kampung Warambadi, Sumba Timur. Banyak Ternak Jadi Korban. Ini Videonya

VIDEO: PMKRI Kefamenanu Gelar Demo, Soroti Kasus Dugaan Pemukulan Oswin Goleng. Ini Videonya

VIDEO: Komputer Untuk Tes CPNS di Kabupaten TTS, Sudah Siap Seluruhnya. Ini Videonya

Bupati dan rombongan diterima pimpinan DPRD Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, Kristianus Dua Wea dan sejumlah anggota DPRD.

Setelah istirahat sejenak di ruang lobi, bupati, wakil bupati dan pimpinan DPRD serta sejumlah anggota DPRD Nagekeo menuju Aula Paripurna DPRD Nagekeo untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat.

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, pada kesempatan itu menyampaikan, bahwa kehadirannya itu untuk memenuhi undangan pimpinan DPRD Nagekeo.

Undangan itu untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait pernyataannya saat melantik pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas lingkup Pemda Nagekeo minggu lalu yang menuai kontroversi.

Beberapa waktu lalu Bupati Don menyebutkan, bahwa "ada persekongkolan jahat antara eksekutif dan legisatif selama 13 tahun".

Pernyataan itu rupanya sangat mengganggu dan menyinggung perasaan pimpinan dan para anggota DPRD. Oleh karena itu, DPRD Nagekeo melayangkan surat meminta klarifikasi langsung kepada Bupati Don.

"Kami datang memenuhi undangan dan kami datang ke tempat ini mau mengklarifikasi tentang peristiwa yang terjadi persis seminggu yang lalu dan menyikapi bahwa di masyarakat saling menyerang komentar,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pada kesempatan tersebut ia ingin melakukan klarifikasi melalui pers rilis. Ia berharap apa yang disampaikannya sudah bisa memenuhi harapan publik, lembaga DPRD dan anggota DPRD.

Bupati Don menyampaikan bahwa pernyataan tersebut bukan untuk merendahkan DPRD tapi untuk para ASN yang merupakan bawahannya.

“Saya tidak bermaksud membuat pimpinan DPRD dan pihaknya lainnya tersinggung,” ujarnya.

Oleh karena itu, Bupati Don menyampaikan permohonan maaf apabila pernyataan itu membuat pimpinan dan anggota DPRD Nagekeo tersinggung.

"Saya ingin menjelaskan bahwa arahan itu ditunjukan kepada pejabat yang dilantik. Tapi itu menjadi pelajaran baginya untuk bisa memilahkan mana yang merupakan sebuah ceremony dan memberikan arahan kepada staf,” ujarnya

Bupati Don juga menyampaikan langsung permohonan maafnya kepada pimpinan dan anggota DPRD Nagekeo.

“Saya meminta maaf kalau secara lembaga maupun perorangan telah tersinggung oleh apa yang saya sampaikan," tegas Bupati Don.

Bupati Don berharap agar dengan rapat dengar pendapat tersebut, pimpinan DPRD bersama anggota dan eksekutif merajut kembali kebersamaan yang telah dibangun selama ini.

"Saya berharap dengan pertemuan ini merajutkan kembali kebersamaan untuk hari-hari ke depan," ujar Bupati Don.

VIDEO: Sabtu 25 Januari 2020 Imlek Apa Ramalan Shio Kamu? Ada Prediksi Rejeki Karakter Hingga Cinta

VIDEO: Sempat Dirawat Seminggu, WNA Asal Malaysia Meninggal di RSUD Lewoleba. Ini Videonya

VIDEO: Hotel Sasando Siapkan Menu Spesial Buat Anda dan Keluarga. Simak Videonya

Sementara itu, ketua DPRD Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, mengapresiasi niat Bupati Nagekeo yang sudah memenuhi undangan DPRD Nagekeo.

Pria yang akrab disapa Seli Ajo ini mengaku, dirinya sangat tersinggung apalagi ia menjabat sebagai Ketua DPRD selama dua periode.

Meskipun begitu, kata Seli, ia tidak ingin polemik tersebut terus bergulir. “Jangan dibesar-besarkan lagi. Semuanya sudah selesai dan kita merajut kembali hubungan yang telah ternoda itu,” ujarnya.

DPRD Nagekeo, katanya, menyambut baik sikap Bupati Don itu demi kebaikan dan kepentingan daerah, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.  (POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Tonton Videonya Di Sini:

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved