Forum Sahabat Literasi NTT Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ryant Kopling

Forum Sahabat Literasi NTT desak Polisi usut tuntas kasus penganiayaan Ryant Kopling

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Koordinator Sahabat Literasi NTT, Adolfus Pareira 

Forum Sahabat Literasi NTT desak Polisi usut tuntas kasus penganiayaan Ryant Kopling

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Forum Sahabat Literasi NTT mendesak Kepolisian Resort Kupang Kota untuk mengusut tuntas kasus penganiyaan yang menimpa Ryan Boymau alias Ryant Kopling (27) pada Sabtu (18/1/2020) lalu.

Ryant Kopling yang juga pegiat literasi di Provinsi NTT ini, dianiaya seorang pemuda yang tengah mabuk miras di tempat jualannya di Bundaran Tirosa Kota Kupang pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 Wita.

Pemkot Kupang Tata Ulang Tiga Kawasan, Adrianus Tali Ingatkan Masyarakat Tidak Boleh Dirugikan

Menggunakan batu kali berukuran sedang, pelaku yang mabuk miras menganiaya korban dengan menghantam batu tersebut ke kepala korban saat korban tengah menyiapkan kopi untuk pelanggannya.

Ryant melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Kupang Kota dan laporan kasus penganiyaan ini tertuang dalam laporan polisi nomor : 79/STTLP/I/2020 SPKT Resor Kupang Kota.

Bupati TTS dan Kepala OPD Keroyokan Bantu SD Negeri Oetimu

"Atas kejadian yg menimpah salah satu Sahabat Literasi Ryant Boimau (Riant Kopling), Forum Sahabat Literasi NTT mendesak pihak Kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku yg di duga menganiaya sahabat kami Riant Kopling," kata Koordinator Sahabat Literasi NTT, Adolfus Pareira saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Minggu (19/1/2020) malam.

Pria yang akrab disapa Echonk Pareira ini mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa Ryant Kopling saat menjajakan dagangannya.

Bahkan, lanjut Echonk Pareira, pihaknya menduga ada indikasi lain di balik kejadian penganiayaan terhadap Ryant Kopling di mana terdapat unsur perencanaan dalam kasus ini.

"Jika apa yang diduga ini benar, maka kami jg meminta agar siapa aktor intelektual yg ada di balik pemukulan Ryant Kopling," kata Echonk Pareira yang juga Koordinator Komunitas RELawan berbAgi inspiraSi (RELASI COMMUNITY) Sabu Raijua ini.

Menurutnya, Ryant Kopling yang dikenal sebagai salah satu pegiat literasi di NTT ini tidak mungkin melakukan hal-hal yang tidak terpuji hingga mengakibatkan ia dianiaya.

"Menurut kami rekan-rekan Sahabat Literasi NTT, sosok seorang Ryant Kopling sangat tidak mungkin melakukan hal-hal tidak terpuji, tentunya kita semua tahu bahwa Ryant ada seorang pedagang KOPi keliLING di mana ia memadukan Gerakan Literasi dalam bisnisnya," paparnya.

Sehingga, pihaknya sangat mengharapkan pihak kepolisian untuk bergerak cepat menuntaskan kasus tersebut dengan segera mengamankan pelaku untuk menjalani proses hukum yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, Ryan Boymau alias Ryant Kopling (27), seorang penjual kopi keliling di Kota Kupang harus menahan sakit akibat hantaman batu oleh seorang pemuda yang tengah mabuk minuman keras (miras).

Ryant dipukuli tepat di kepala bagian kanan saat berjualan kopi di Bundaran Tirosa Kota Kupang, Minggu (19/1/2020) pukul 01.20 Wita.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved