Bupati Kupang Sebut Panen Beras di Puncak Gunung

Selain itu terkait dengan tanaman kelor jelas Bupati Masneno sudah teruji memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Bupati Kupang Sebut Panen Beras di Puncak Gunung
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Bupati Kabupaten Kupang Korinus Masneno di Hotel Neo Aston Kota Kupang, Kamis (12/12/2019) 

Bupati Kupang Sebut Panen Beras di Puncak Gunung

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Bupati Kupang, Korinus Masneno dari waktu ke waktu terus mendorong warga untuk memajukan bidang pertanian di Kabupaten Kupang.

Program Revolusi 5P jika dilaksanakan secara sungguh-sungguh maka suatu ketika warga akan sejahtera. Diriya bahkan memberi istilah suatu ketika warga Kabupaten Kupang akan memanen beras di puncak gunung.

Bupati Kupang, Korinus Masneno, Sabtu (18/1) di sela-sela kegiatan di Kecamatan Fatuleu Barat menegaskan, dengan menanam lamtoro, teramba dan kelor secara baik pasti akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pasalnya, kata Masneno, hasil panennya dapat digunakan untuk kebutuhan pakan ternak bahkan dapat juga dijual yang dari segi ekonomis sangat menguntungkan.

“Inilah yang saya sebutkan memanen beras di puncak gunung,” ungkap Masneno.

Dijelaskannya, di lahan 1 hektar yang ditanampui lamtoro dan teramba bisa memenuhi kebutuhan pakan sapi minimal 4 ekor dan jika 1 kk membeli sapi seharga 4 juta sebanyak 4 ekor, maka dalam beberapa bulan sudah bisa menjualnya lebih kurang 8 juta/ekor.

Praktis jelas Masneno, keuntungan sebanyak 16 juta dari 4 ekor sapi tersebut sudah bisa membeli beras sebanyak 32 karung yang pastinya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga setahun.

Selain itu terkait dengan tanaman kelor jelas Bupati Masneno sudah teruji memiliki kandungan gizi yang tinggi. Bisa dikonsumsi dan bisa juga di jual.

Dirinya memotivasi masyarakat untuk memberikan menu kelor pada balita dan anak-anak sehingga mendukung tumbuh kembang mereka sekaligus mencegah stunting (kerdil) pada anak-anak.

Yunus Anin Ketua Kelompok Tani Am Obe Desa Naitae menyatakan sangat mendukung program revolusi 5 P Pemkab Kupang khususnya dibidang pertanian peternakan.

Dijelaskannya dari 25 hektar lahan yang ditanami, dibagi 5 hektar untuk ditanami kelor, dan 20 hektar untuk ditanami lamtoro-teramba dengan harapan dapat memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.

Bocah Antonius Alen Mengetuk Pintu Hati Anda, Ginjalnya Bocor tak Bersekolah Lagi, Duh Gusti!

79 KPM di Tendatoto Wolowae Ikut Sosialisasi PKH, Berikut Liputannya!

Dirinya berharap kegiatan tanam ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang memuaskan sehingga pada waktunya dapat dipanen sesuai dengan motivasi yang disampaikan bapa Bupati Kupang.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved