Warga Tapobaran Angkat Masalah Batas Desa Saat Reses DPRD Lembata

masalah tapal batas antara Desa Tapobaran dan Desa Waienga saat reses anggota DPRD Lembata, Paulus Toon Tukan

Warga Tapobaran Angkat Masalah Batas Desa Saat Reses DPRD Lembata
POS KUPANG/ISTIMEWA
anggota DPRD Lembata, Paulus Toon Tukan

Warga Tapobaran Angkat Masalah Batas Desa Saat Reses DPRD Lembata

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Warga Desa Tapobaran, Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata mengangkat masalah tapal batas antara Desa Tapobaran dan Desa Waienga saat reses anggota DPRD Lembata, Paulus Toon Tukan pada Senin (23/12/2019).

Fransiskus Eda, tokoh muda Desa Tapobaran mengatakan masalah perbatasan desa Tapobaran dan Waienga hingga kini belum menemukan titik terang. Jadi dia memminta supaya wakil rakyat yang akrab disapa Frid Tukan itu membantu masyarakat menyelesaikan masalah dimaksud.

Menjawabi masalah ini, Frid menyebutkan soal batas desa dirinya sudah terlibat dua kali dalam penyelesaian bersama masyarakat.

"Namun mungkin ada yang melanggar kesepakatan itu tapi saya minta secara pribadi agar soal ini tidak bisa diselesaikan dengan cara kekerasan," ungkap Frid ketika dihubungi, Jumat (27/12/2019).

Dia menambahkan kalau ada bukti kepemilikan maka masyarakat harus bisa membangun komunikasi secara baik dan bisa digugat secara perdata dan dirinya siap bantu mengkawal perjuangan penyelesaian tapal batas itu.

"Secara terbuka saya sampaikan bahwa ada yang bisikan kepada dan malam ini saya sampaikan bahwa saya tidak ada kepentingan dan yang saya inginkan agar kita bisa selesaikan secara baik dalam nuansa kekeluargaan. Intinya saya minta agar jangan kontak fisik karena itu akan menyusahkan kita," tegas anggota DPRD dari Partai Pada kesempatan itu Frid juga mengatakan dalam momen reses itu dirinya tidak berbicara lagi soal kemarin siapa pilih siapa namun, dirinya berbicara dalam persaudaraan untuk kepentingan Lebatukan yang diwakilinya maupun masyarakat Lembata.

"Saya minta maaf saat kemarin sebelum terpilih sering kunjung namun, namun itu semua karena tugas dan tanggungjawab yang sudah bapa, mama titipkan pada saya sebagai anggota DPRD Lembata untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan sejak awal pencalonan hingga sekarang menjadi anggota DPRD, dirinya selalu katakan bahwa akan berusaha untuk membangun komunikasi yang baik dengan bersama pemerintah daerah maupun 24 anggota dewan yang lain.

KABAR DUKA - Ayahanda Kakang Rudianto Peserta Program Garuda Select Tahap II Meninggal Dunia

Sosialisasi Stunting Dengan Berbagai Lomba dan Senam

"Karena dengan jalan itu saya berharap bisa membantu wujudkan kepentingan masyarakat.
Sebagai keterwakilan masyarakat saya harus mampu memediasi, memfasilitasi aspirasi dan harapan kita semua," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved