Ketua TP PKK NTT Julie Akan Bawah 12 Pelajar Sumba Timur Ikut Festival Bunga dan Buah di Ekuador

Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat akan membawa 12 anak yang merupakan pelajar di Sumba Timur untu

Ketua TP PKK NTT Julie Akan Bawah 12 Pelajar Sumba Timur Ikut Festival Bunga dan Buah di Ekuador
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat sedang foto bersama para pelajar peserta tari kolosal. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat akan membawa 12 anak yang merupakan pelajar di Sumba Timur untuk mengikuti Festival Bunga dan Buah di Ekuador yang akan digelar bulan Frebuari Tahun 2020 mendatang.

Ke-12 anak yang akan dibawa itu akan dipilih Julie dari 170 siswa pelajar peserta tari kolosal Opang Mandangu pada Upacara Apel perayaan HUT Propinsi NTT ke-61 yang berlangsung di Lapangan Pahlawan Kota Waingapu, Jumat (20/12/2019) pagi.

Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat Kepada POS-KUPANG.COM usai upacara apel bandera itu, mengatakan, pada bulan Frebuari 2020 pihaknya akan ke Ekuador. Pihaknya diundang oleh Presiden Ekuador untuk menghadiri festival Bunga Dengan Buah. Dimana festival ini juga merupakan ajang budaya karena selain parade mobil hias juga ada penampilan tarian budaya.

"Saat parade itu saya akan hias dimobil Kelimutu, Kamodo dan Sasando serta saya akan hias dengan buah dan sayur. Saat festival itu juga kami akan menampilkan penari di jalanan umum dimana puluhan ribu orang melihatnya sehingga saya akan pilih anak-anak yang ikut tari kolosal tadi,"ungkap Julie.

Kenakan Pakian Adat Sumba Timur, Gubernur Viktor Pimpin Upacara Apel Bandera HUT NTT ke-61

"Saya jujur saja mulai dari minggu kemarin lagi bergumul Kabupaten mana yang saya akan pilih. Saya pilih juga anak-anak pelajar karena jujur mereka akan belajar untuk membentuk wadah itu. Jadi pas saya lihat tadi tarian kolasal ini saya melihat bukan hanya tenunnya yang indah tapi anak-anak menari juga sangat baik jadi saya akan putuskan pilih mereka yang tari kolosal ini tapi hanya 12 orang yang dipilih karena sesuai kebutuhan,"tambah Julie.

Julie mengatakan, para pelajar yang mengikuti tari kolosal itu akan dipilih sebanyak 12 orang dengan sistem tarik lot. Tapi memiliki syarat dimana pertama hasil nilai dan juga tarian yang dibawakan saat tari kolosal itu.

Julie juga mengatakan, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT melihat potensi yang ada di Propinsi Nusa Tenggara Timur sangat luar biasa. Salah satu potensi yang sedang ia geluti adalah tentang tenun.

Menurutnya kain tenun NTT dan Khususnya Sumba Timur sangat indah. Kain tenun ini awalnya masyarakat hanya menjadikan sebuah budaya padahal tenun ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat itu sendiri khususnya peningkatan ekonomi industri rumah tangga.

Terkait dengan itu, kata Julie, kini pihaknya sudah mempunyai binaan kelompok-kelompok dimana setiap kelompok minimal 50 persen harus anak muda dimana usianya dari 18-25 tahun. Hal ini diwajibkan karena diketahui bersama tenun hanya dilakukan oleh ibu-ibu yang tua, tapi perlu anak muda untuk dipertahankan kedepan sehingga budaya tenun ini tidak hilang karena kain tenun merupakan salah satu nilai jual NTT.

"Jadi kami membina kelompoknya bukan hanya modal benang dengan alatnya dengan motif tidak berubah, tetapi kami akan memberikan bantuan benangnya yang lebih berkualitas lagi sesuai dengan pasar sekarang. Bukan hanya itu kami juga akan beli kembali dari hasil kerja kelompok-kelompok tentu sesuai target etos kerja dan untung rugi,"jelas Julie.

Menurut Julie, sejauh ini masyarakat khususnya para pengrajin tenun memiliki kendala terkait modal dan juga pasar penjualan tenun. Sehingga melalui program tersebut dapat membantu para kelompok-kelompok penenun untuk meningkatkan pendapat ekonomi mereka. (*)

Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat sedang foto bersama para pelajar peserta tari kolosal.
Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Propinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat sedang foto bersama para pelajar peserta tari kolosal. (POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO)
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved