Minat Budi Daya Ikan Air Tawar di Manggarai Barat Mulai Meningkat

Minat budi daya ikan air tawar di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) saat ini mulai meningkat.

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mabar, Yeremias Ontong 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Minat budi daya ikan air tawar di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) saat ini mulai meningkat.

Hal itu dilihat dari proposal usulan budi daya dari para kelompok budi daya yang jumlahnya terus bertambah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mabar Yeremias Ontong, menyampaikan bahwa proposal baru yang diterimanya saat ini sebanyak 24 kelompok.

Polres Kabupaten TTS Musnahkan Makanan & Sopi Kadaluarsa

"Tahun 2019 ini jumlah kelompok budi daya ikan air tawar di Manggarai Barat, sebanyak 60 kelompok. Kami menerima proposal-proposal tambahan yang mengusulkan budi daya ikan air tawar. Tahun 2020 mendatang bertambah sebanyak 24 kelompok sehingga total tahun depan 84 kelompok," kata Yeremias kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (19/12/2019).

Dia menambahkan kelompok - kelompok budi daya itu tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan yang produksi ikannya menonjol selama ini yaitu Sanonggoang, Pacar, Welak dan Mbeliling.

Polres TTS Musnahkan Makanan Kadaluarsa dan Sopi

Selama ini kecamatan yang belum ada kelompok budi daya ikan air tawar yaitu Lembor Selatan dan Macang Pacar tetapi pada 2020 mendatang sudah mulai ada.

"Ikan air tawar yang dikembangkan yaitu Lele, Nila, Emas dan Patin. Selama ini pasarannya masih lokal atau sebatas untuk konsumsi warga setempat," kata Yeremias.

Benih ikan kata dia dibantu oleh pemerintah. Bantuan terakhir sebanyak 50 ribu benih Ikan Lele dari Balai Besar Benih di Suka Bumi. (Laporan reporter pos-kupang.com, servatinus mammilianus)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved